Gugatan Pembatalan DO Mahasiswa Dikabulkan PTUN, USU Akan Melakukan Hal Ini

"Kami baru tahu informasi ini, dan kami menghormati hasil proses putusan hukuman PTUN Medan tersebut. Tetapi salinan putusan hukumnya belum kami.."

Tribun Medan / Mustaqim
Anry Tulus Sianturi, mahasiswa FP USU stambuk 2010 yang berhasil memenangkan gugatan pembatalan SK DO dari kampusnya di PTUN Medan, Selasa (15/8/2017). (Tribun Medan / Mustaqim) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rektorat Univeritas Sumatera Utara (USU) mengaku masih menunggu salinan putusan hukum atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan yang mengabulkan gugatan Anry Tulus Sianturi, mahasiswa Fakultas Pertaninan Departemen Agroekoteknologi stambuk 2017 tentang pembatalan Drop Out (DO).

Hal itu disampaikan Humas USU, Bisru Hafi ketika Tribun meminta tanggapan perihal petusan gugatan mahasiswa mereka pada Selasa (15/8/2017) hari ini.

Baca: Kapolres Marudut Bertemu Konsul Amerika Bahas Penanganan Human Trafficking

"Kami baru tahu informasi ini, dan kami menghormati hasil proses putusan hukuman PTUN Medan tersebut. Tetapi salinan putusan hukumnya belum kami terima," kata Bisru.

Namun, disinggung kemungkinan akan menjalani semua putusan hukum PTUN Medan itu, Bisru mengaku akan diputuskan pimpinan rektorat USU setelah menerima salinan putusan hukum itu.

"Saya belum bisa berkomentar. Karena begitu salinan putusan hukum diterima maka para pimpinan USU akan mengadakan rapat akan hal ini," ungkapnya..

Sehingga, ia belum bisa memastikan langkah yang akan dilakukan USU selanjutnya terhadap putusan itu.

"Semuanya ada di hasil rapat pimpinan rektorat USU. Apakah menjalani putusan atau kemungkinan lainnya," sebutnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: akb lama
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved