Ini Anggaran untuk Revitalisasi Berbagai Pasar Tradisional

"Revitalisasi satu pasar bisa sampai Rp 7 miliar, kalau ini direalisasikan sangat bagus. APBD tak habis dan pasar tradisional semakin tertata,"

Tribun Medan / Hendrik
Kepala Dinas Pedagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis usia rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Medan. (Tribun Medan / Hendrik) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pada program revitalisasi 1000 pasar tradisional se-Indonesia oleh Kementerian Perdagangan, Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Perdagangan mengusulkan revitalisasi empat pasar tradisional yakni Pasar Halat, Bakti, Sentosa dan Martondi (Pengganti Pasar Aksara).

Biaya revitalisasi tak dibebankan pada anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Medan melainkan anggaran kementerian.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Medan Syarif Armansyah Lubis menuturkan biaya revitalisasi pasar diprediksi mencapai Rp 6-7 miliar per pasar.

Baca: Kejati Limpahkan Berkas Andi Lala Cs ke Pengadilan Negeri

"Revitalisasi satu pasar bisa sampai Rp 7 miliar, kalau ini direalisasikan sangat bagus. APBD tak habis dan pasar tradisional semakin tertata," ucap Syarif kepada www.tribun-medan.com.

Ia menegaskan bahwa pihaknya sudah menyurati Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKP2R) untuk menyediakan lokasi penampungan sementara kepada para pedagang.

Dalam waktu dekat pihaknya pun akan melakukan sosialisasi revitalisasi pasar tradisional kepada pedagang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan.

"Setelah keputusan revitalisasi dari kementerian sudah turun baru kami berkoordinasi dan sosialisasi dengan pedagang dan Satpol PP," sambungnya.

Disinggung soal kapan keputusan menteri sampai ke Pemko Medan, Syarif tak dapat memastikan.

"Di 2018, jadwal pastinya saya belum tahu. Keputusan kementerian ya tergantung menteri," ucapnya mengakhiri.

(hen/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved