Peserta Paripurna Tepuk Tangan saat Boydo Sampaikan Pandangan Fraksi PDIP, Ada Apa Ya?

Peserta Rapat Paripurna DPRD Medan bertepuk tangan saat perwakilan Fraksi PDIP Boydo Panjaitan menyampaikan pandangan PDIP

Peserta Paripurna Tepuk Tangan saat Boydo Sampaikan Pandangan Fraksi PDIP, Ada Apa Ya?
Tribun-medan.com/ Hendrik Naipospos
Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan menyampaikan pandangan Fraksi PDIP terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2016 Kota Medan, Rabu (23/8/2017). (Tribun-medan.com/ Hendrik Naipospos) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Peserta Rapat Paripurna DPRD Medan bertepuk tangan saat perwakilan Fraksi PDIP Boydo Panjaitan menyampaikan pandangan PDIP terkait Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) 2016 Kota Medan, Rabu (23/8/2017).

Tepuk tangan hadir dari berbagai anggota dewan seperti Wong Chun Sen dan Mulia Asri Rambe serta para jurnalis yang turut meliput jalannya rapat paripurna.

Baca: Napi Titipan Lapas Bali Tersangka Pemilik 937 Paketan Ganja, Segini Harga Jual per Paketan di Lapas

Baca: PSPS Riau Pancang Target Ini saat Sua PSMS Medan

Baca: Alamak, Korban First Travel Unggah Foto Mesra Kiki Hasibuan bareng Pasang Sejenis

Berdasarkan pantauan Tribun, Boydo menyebut bahwa serapan pendapatan Kota Medan sangat rendah sehingga ia mensinyalir adanya penyelewangan oleh oknum tertentu.

"Kami Fraksi PDIP meminta Wali Kota melakukan pengawasan. Kami juga heran kenapa hasil audit BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) tidak dibuka," ucap Boydo membacakan pandangan Fraksi PDIP.

Ia menegaskan Pemko Medan untuk tak memperpanjang kontrak pengelolaan Merdeka Walk ke PT Orange Indonesia Mandiri, ia menguraikan bahwa saat ini penyewaan lahan Merdeka Walk menunggak sebanyak Rp 1,9 miliar.

"Bongkar semua bangunan Merdeka Walk karena PT Orange Indonesia Mandiri menunggak sebanyak Rp 1,9 miliar. Kami mengusulkan lahan tersebut kembali dijadikan area hijau," sambungnya.

Mengakhiri pandangan Fraksi PDIP, Boydo meminta maaf apabila ada pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang merasa tersakiti dengan pandangan Fraksi PDIP.

"Mohon maaf apabila ada tekanan saya yang kurang berkenan. Merdeka!" ucapnya menutup pengadaan pandangan Fraksi PDIP.

Sekadar informasi, rapat dimulai sekitar pukul 11.00 WIB. Wali Kota Medan Dzulmi Eldin tak hadir dalam rapat ini dan hanya diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri.

(hen/tribun-medan.com)

Penulis: Hendrik Fernandes Naipospos
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved