Dilihat dari Brosur Iklannya, Penipuan First Travel Jelas Kasatmata, Toh, Kok Masih Percaya?

Puluhan ribu jamaah umrah yang belum diberangkatkan First Travel membuktikan betapa larisnya perusahaan tersebut.

Dilihat dari Brosur Iklannya, Penipuan First Travel Jelas Kasatmata, Toh, Kok Masih Percaya?
istimewa
Beginilah transformasi perubahan penampilan pasutri bos First Travel. Ternyata uang jemaah yang dipakai untuk kepentingan pribadi 

Mantan karyawati First Travel yang enggan disebut namanya mengaku terkesan dengan strategi pemasaran yang digunakan perusahaan tersebut.

Secara masif mereka aktif promo umrah murah di media sosial dengan kemasan menarik.

"Dalam medsos, Facebook, Instagram dalam hal menghias kantor yang bagus, biar tidak kelihatan itu abal-abal," ujar mantan karyawati tersebut dalam acara "Rosi" di Kompas TV, Kamis (22/8/2017) yang dilansir darti Tribunnews.com

Perusahaan itu punya slogan, paket boleh murah, asalkan kantor harus mewah.

Mantan karyawati tersebut mengaku mendengar dari orang yang menghias kantor mengenai slogan tersebut.

Rupanya, soal murahnya harga untuk melaksanakan ibadah umrah tersebut sangat tampak.

Melalui unggahan media sosial Facebook First Travel.

Untuk berangkat umrah pada bulan April hingga Desember 2018, pihak First Travel dalam brosurnya membandrol seharga 13,5 juta.

Harga ini jauh di bawah standar Kementerian Agama yang mematok harga Rp 21 juta - Rp 22 juta.

"UMROH PROMO 9Hari 2018
13,5JT (+ppn 1%) Special April Desember 2018 (FEE/CashBack 1JT)

DP : 5JT sd 7 Juni 2017
Sisa Pelunasan 8,5JT sd 1 Juli 2017

Halaman
1234
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved