Sarapan pada Jam Ini Menjauhkan Anda dari Stres

Salah satu alasan paling umum mengapa orang melewatkan sarapan adalah karena mereka tidak merasa lapar di pagi hari.

Sarapan pada Jam Ini Menjauhkan Anda dari Stres
shutterstock
makan bersama 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekitar 28 persen pria berusia 18-34 tahun melewatkan makan pagi, menurut lembaga penelitian konsumen AS NPD Group.

Salah satu alasan paling umum mengapa orang melewatkan sarapan adalah karena mereka tidak merasa lapar di pagi hari.

Namun, ada banyak “kerugian” yang sebenarnya bisa pria alami bila sering melewatkan jam makan di pagi hari, salah satunya ialah mudah stres di tempat kerja.

Sarapan memiliki efek positif pada kortisol, salah satu "hormon stres" utama yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, menurut penelitian dari University of Texas di Austin.

Kortisol memiliki banyak fungsi termasuk membantu tubuh menggunakan gula (glukosa) dan lemak untuk energi.

Bila digunakan dengan baik oleh tubuh, maka kadar kortisol berada pada tingkat yang stabil, sehingga Anda tak mudah cemas atau gelisah. Pengambilan keputusan penting pun menjadi lebih baik.

"Biasanya, tingkat kortisol paling tinggi sekitar pukul 7 pagi, jadi itulah waktu yang paling tepat untuk makan sesuatu agar kadar kortisol menjadi turun," saran Josh Axe, dokter ahli kimia dan spesialis gizi bersertifikat.

"Jika kadar kortisol tetap tinggi, Anda cenderung mudah cemas atau gelisah, terlebih bila ada rapat penting di kantor."

Baca: Menyeramkan, Ini yang Terjadi Jika Lalai Sarapan Selama 10 Tahun

Baca: Ya Ampun, Ibu Ini Tak Sengaja Bunuh Anaknya saat Berikan Sarapan, Ia Tak Sadar Melakukan Hal Ini

Halaman
12
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved