106 Pelaku UKM Kreatif Ikuti Pelatihan, Ini yang Dipelajari

Bekraf mengenalkan biaya perbankan konvensional untuk mengembangkan usaha dan manajemen keuangan yang bermanfaat bagi UKM kreatif

106 Pelaku UKM Kreatif Ikuti Pelatihan, Ini yang Dipelajari
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.com - Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) memfasilitasi 106 pelaku UKM kreatif Medan tentang pelatihan manajemen keuangan. Acara tersebut di gelar pada Grand Aston City Hall Hotel Medan, Rabu (30/8/2017).

Direktur Akses Perbankan Restog K Kusuma menerangkan, para peserta dari Rumah Kreatif BUMN (RKB), binaan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan jaringan Bank Negara Indonesia (BNI).

Menurut Restog, acara tersebut guna membekali para UKM Kreatif dalam menjalankan usahanya.

Baca: Hanya 200 UMKM Miliki Label Halal, MUI Imbau Pelaku Usaha Urus Sertifikasi Halal

"Bekraf membuat acara ini untuk mengenalkan biaya perbankan konvensional untuk mengembangkan usaha dan manajemen keuangan yang bermanfaat bagi UKM kreatif," ujarnya.

Restog menjelaskan yang menjadi pembicara pada seminar tersebut yaitu Kasubdit Perbankan Konvensional BEI Dedy Andriansyah, dan Praktisi Keuangan Ahmad Gozali.

Restog mengaku pihaknya juga mengembangkan aplikasi System on Mobile Aplication (BISMA), yakni informasi terbaru seputar ekonomi kreatif, etalase memasarkan produk, serta kebijakan pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

Terkait pelatihan manajemen keuangan, Restog bercerita Bekraf telah melakukan kegiatan yang sama di 10 kota dengan peserta 900 orang.

Ia berharap kegiatan tersebut bermanfaat bagi pelaku UKM kreatif untuk menentukan kebijakan bisnisnya.

Sementara itu Perwakilan BNI SKC Polonia Bambang Sugiharto menjelaskan model pembiayaan BNI sekaligus persyaratan pelaku UKM untuk mendapatkan pembiayaan dari bank tersebut.

Terkait Bekraf, Restog menceritakan lembaga itu merupakan lembaga pemerintah non kementerian yang bertanggung jawab pada ekonomi kreatif.

"Bekraf mempunyai tugas membantu Presiden RI merumuskan, menetapkan, mengoordinasikan dan sinkronisasi kebijakan ekonomi kreatif lintas bidang," jelasnya.

Editor: Eti Wahyuni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved