Breaking News:

Semangat Baru Sumut

Hadiri Pembangunan Rumah GKPS Siborongborong, JR Saragih Minta Masyarakat Perkuat Iman

Bupati Simalungun JR Saragih menghadiri Pesta Olob-olob 114 tahun injil di Simalungun dan pesta pembangunan rumah GKPS Resort Tarutung di Siborongboro

IST
JR saragih saat menghadiri pesta pembangunan rumah GKPS Resort Tarutung di Siborongborong, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (3/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, TARUTUNG - Bupati Simalungun JR Saragih menghadiri Pesta Olob-olob 114 tahun injil di Simalungun dan pesta pembangunan rumah GKPS Resort Tarutung di Siborongborong, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Minggu (3/9/2017).

Saat menghadiri acara tersebut, dirinya meminta agar masyarakat harus memperkuat iman menjadi lebih tinggi lagi.

"Kami datang dari kabupaten Simalungun di acara jubelium 114 tahun yang sudah menjadikan terang termasuk Simalungun, Sumatera Utara dan Tapanuli Utara untuk memiliki iman yang lebih baik," ucap JR Saragih.

Baca: Berkunjung ke Sipispis, Warga Minta Ini pada JR Saragih

Dalam acara tersebut, selain Bupati Simalungun JR Saragih tak luput juga dihadiri oleh Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Simalungun dan Pemerintahan Tapanuli Utara serta jajaran GKPS di seluruh Indonesia.

Meskipun masih lingkup kecil, bagi JR Saragih cukup salut terhadap gereja GKPS yang selalu tumbuh di setiap wilayah Sumatera Utara. Apalagi di ajang ini, dihadiri oleh dua kepala daerah sekaligus.

"Saya tidak pernah mengajari gereja untuk berpolitik melainkan gereja harus andil di tengah pembangunan untuk masyarakat," paparnya.

Baca: JR Saragih Langsung Membawa Warganya ke Rumah Sakit Setelah Tahu Ini yang Terjadi

Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan menambahkan kehadiran kepala daerah merupakan bagian dukungan terhadap keberagaman agama, budaya dan suku maka ini akan membuat Indonesia semakin kuat dari sisi persatuan dan kesatuan.

"Sebagai pemimpin, maka harus ikut membantu dan memelihara kesatuan. Ini akan membuat Bhinneka Tunggal Ika selalu ada di seluruh Indonesia," bebernya.

Karena itu, dengan adanya keberagaman yang kuat bisa menjadikan Indonesia selalu dalam kondisi yang nyaman dan adil di masyarakat.

"Saya ada di sini adalah untuk memberikan kenyamanan bagi warga GKPS bahwa di Tapanuli Utara menerima mereka dengan tangan terbuka dalam rangka mewujudkan pembangunan di Sumatera Utara, salah satunya di Tapanuli Utara," tambahnya.

Selain itu, Ephorus GKPS Romanja Purba melihat dengan bertumbuhnya GKPS merupakan bagian dari pembangunan fisik dan iman dalam meningkatkan kualitas iman di tengah kehidupan masyarakat.

"Dengan adanya GKPS di Tapanuli Utara ini membawa dampak yang positif untuk memberikan pengajaran yang sesuai dengan perintah Tuhan yang diturunkan kepada GKPS untuk membekali iman di masyarakat," lanjutnya.

Seperti diketahui, pengertian Olob-olob di sini adalah bersukacitalah dalam kehidupan sehari-hari. Maka dengan adanya olob-olob bisa menambah kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

Perayaan Olob-olob ini akan dilakukan tanggal 5 November 2017 di Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara.

Dalam acara tersebut pun, baik Bupati Simalungun JR Saragih dan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan diberikan kain ulos oleh Partuha Maujana Simalungun.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved