AKHIRNYA! Warga Enam Desa di Deliserdang dan Langkat Menikmati Lampu Penerangan

Warga di enam desa di Kabupten Deliserdang dan Langkat ini pun akhirnya dapat menikmari listrik setelah matahari terbenam.

AKHIRNYA! Warga Enam Desa di Deliserdang dan Langkat Menikmati Lampu Penerangan
Tribun Medan/Arjuna
Rammy Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia (PLI) saat konferensi pers Kampung Terang Hemat Energi Sumatera Utara, di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (5/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara
 
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Philips Lighting Indonesia telah menciptakan 447 titik lampu baru untuk perumahan, fasilitas umum dan jalan desa yang kini menerangi 1.600 orang di Kabupaten Deliserdang dan Langkat.

Warga di enam desa di Kabupten Deliserdang dan Langkat ini pun akhirnya dapat  menikmati listrik pada malam hari.

Menurut Rammy Hajjar, Country Leader Philips Lighting Indonesia (PLI), di enam Desa dua kabupaten itu, anak sekolah sudah dapat belajar dengan baik malam hari yang sebelumnya menggunakan lilin dan lampu teplok. Kini mereka bisa menikmati listrik berbasis tenaga surya.

Baca: Warga Waswas! Tiang Listrik Hanya Terbuat Dari Bambu dan Rentan Roboh

"Kami bangga bahwa 'Program Kampung Terang Hemat Energi' telah berhasil mengganti penggunaan lampu minyak tanah dengan sistem pencahayaan LED Philips tenaga surya," ujarnya kepada watawan saat konferensi pers Kampung Terang Hemat Energi Sumatera Utara, di Hotel Aryaduta Medan, Rabu (5/9/2017).

Katanya, program kampung terang hemat energi di Sumut ini mencakup 11 Dusun di enam desa. Di antaranya, Desa Sukadame, Naga Timbul, Katangkuhen, dan rumah Sumbul di Kabupaten Del8 serdang, serta Desa Namo Sialang dan Sei Serdang di Kabupaten Langkat.

Baca: Tiang Listrik di Desa Lae Gerat Pakai Bambu, Manajer PLN Mengaku Tidak Tahu

Sementara itu, Lea Kartika Indra, Head Of Comunication PLI menjelaskan, titik lampu baru yang hampir sepuluh kali lebih banyak dari jumlah titik lampu yang diciptakan semula di Sulawesi Selatan pada 2015. Dengan demikian, penduduk di Indonesia dapat menikmati akses pencahayaan.

Ia berharap, setelah program imi dilakukan, masyarakat di daerah akan menikmati manfaat pencahayaan untuk mendukung aktivitas mereka, terutama setelah matahari tenggelam.

Untuk setiap desa terpilih dalam Kampung Terang Hemat Energi akan diberikan paket pencahayaan LED tenaga surya Philips yang inovatif.

Paket yang diberikam terdiri dari solar indoor lighting system lengkap dengan panel surya, Philips LifeLight yang 10 kali lebih terang dari minyak tanah, dan solar LED Road Light untuk menerangi jalan-jalan di desa pada malam hari.(*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved