Nurdin Halid Ancam Kader Golkar yang Tak Dukung Tengku Erry-Ngogesa

Pernyataan Nurdin ini disaksikan sejumlah unsur DPD Golkar Sumut serta jajaran DPD Golkar kabupaten dan kota se-Sumut.

Penulis: | Editor: Liston Damanik
Tribun Medan/Nanda Fahriza Batubara
Sejumlah unsur DPP Golkar bersama jajaran pengurus DPD Golkar Sumut saat menggelar Rakornis di Wisma Benteng Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (5/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Nanda F Batubara

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Ketua Harian DPP Golkar Nurdin Halid menyebut akan memecat setiap kader yang tidak menaati keputusan Golkar mengenai Pilkada serentak serta Pilgub di Sumut pada 2018 mendatang.

Seperti diketahui, DPP Golkar telah menetapkan pilihan menduetkan Tengku Erry Nuradi dan Ngogesa Sitepu sebagai pasangan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut Periode 2018-2023.

"Sanksinya pemecatan," kata Nurdin  saat membuka Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) di Wisma Benteng Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Selasa (5/9/2017).

Pernyataan Nurdin ini disaksikan sejumlah unsur DPD Golkar Sumut serta jajaran DPD Golkar kabupaten dan kota se-Sumut.

Pada rapat ini, Nurdin juga mengimbau semua kader partai di Sumut agar menyolidkan mesin partai. Kata Nurdin, partainya menargetkan kemenangan 60 persen untuk Pilkada serentak nantinya.

"Ujung tombak untuk memenangkan Pilgub itu adalah pimpinan kecamatan dan kelurahan. Kalau di bawah solid, maka ke atas juga solid," kata dia.

Nurdin juga berpesan agar seluruh kader partai tetap menjaga sikap sehingga terhindar dari praktik menyimpang dalam upaya pemenangan pasangan Erry-Ngogesa.

"Sisihkan uang jalan, yang saku untuk buat spanduk atau banner. Tapi jangan uang tidak halal, ya, karena ada KPK," pungkasnya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved