Panitia Bantah Lakukan Kekerasan Mahasiswa Baru di Kampus

Selain itu, pungutan liar juga tidak diperkenankan selama kegiatan. Bahkan panitia juga tidak meminta apapun kepada mahasiswa baru.

KOMPAS.com/YOHANES KURNIA IRAWAN
Ketua BEM Fisip Untan bersama Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru saat memberikan keterangan dalam konferensi pers di Aula Fakultas Fisip, Universitas Tanjungpura, Pontianak, Kalimantan Barat (6/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Pihak panitia penyelenggara kegiatanPenerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Tanjungpura Pontianak, Kalimantan Barat membantah adanya tindakan kekerasan yang dilakukan saat kegiatan.

"BEM dan panitia serta pihak kampus tidak memperkenankan kegiatan orientasi mahasiswa ada kekerasan," ujar Ketua BEM Fisip Untan, Jean Siloan dalam konferensi persnya, Rabu (6/9/2017).

Selain itu, pungutan liar juga tidak diperkenankan selama kegiatan. Bahkan panitia juga tidak meminta apapun kepada mahasiswa baru.

Baca: 1856 Mahasiswa Baru UISU Baca Alfatiha Buat Muslim Rohingya

"Apabila itu terjadi ( pungli) sudah diselesaikan oleh peserta dan panitia, serta diawasi oleh BEM dan pihak Fakultas," kata Jean.

Karenanya pihaknya mengimbau kepada mahasiswa baru untuk bisa mengikuti proses perkuliahan dengan baik dan benar. "Kami punya komitmen bahwa kegiatan-kegiatan mahasiswa itu harus lebih baik," tuturnya.

Apabila terjadi tindak kekerasan, sambung Jean, mahasiswa diminta melaporkan hal tersebut ke polisi, fakultas, maupun instansi terkait beserta bukti dan saksi yang kuat. Pihak BEM dan Fakultas, menurutnya akan mendukung langkah tersebut.

Terkait dengan pemberitaan yang sudah beredar, Jean mengaku tidak menerima isi pemberitaan. Sejauh ini, PMB berjalan baik dan dalam setiap kegiatan dilakukan evaluasi.

Ketua Panitia PMB Fisip Untan, Gunawan juga membantah serta mengklarifikasi sejumlah pemberitaan di media. "Di sini kita menyanggah bahwa tindak kekerasan dan perpeloncoan itu tidak ada. Karena dari panitia dan pihak kampus sudah memiliki aturan," ujar Gunawan.

Setiap aturan, sambung dia, sudah disosialisasikan baik kepada panitia, dosen, maupun mahasiswa. Aturan tersebut, tertuang dalam pakta integritas yang memuat sepuluh poin yang mengikat serta ditandatangani pihak panitia dengan pihak kampus.

"Semua sudah dikoordinasikan dengan pihak kampus dan kegiatan ini tidak ada namanya yang merugikan pihak manapun, baik itu mahasiswa, dosen, maupun mahasiswa baru sebagai peserta," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved