Selalu Diwakilkan Daftar ke Partai, Ini Alasan Pangkostrad Edy Rahmayadi
"Kita kan sama-sama mengetahui bahwa beliau masih aktif. Tentunya beliau harus menghormati institusinya,"
Penulis: Tulus IT |
Laporan Wartawan Tribun Medan / Nanda F. Batubara
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Perwakilan Letjend TNI Edy Rahmayadi, Rudi Zulham Hasibuan, mengungkapkan penyebab Ketua Umum PSSI tersebut kerap diwakilkan ketika mendaftarkan diri sebagai Bakal Calon Gubernur Sumut 2018-2023 ke sejumlah partai.
Kata Rudi, penyebabnya tak lain adalah status Edy saat ini. Seperti diketahui, perwira tinggi TNI AD tersebut masih mengemban jabatan Pangkostrad.
"Kita kan sama-sama mengetahui bahwa beliau masih aktif. Tentunya beliau harus menghormati institusinya," kata Rudi usai menyerahkan formulir pendaftaran Edy di Kantor DPW PAN Sumut Jalan Wahid Hasyim, Medan, Jumat (8/9/2017).
Rudi mengatakan, Edy Rahmayadi selama ini menyerahkan kuasa kepada beberapa orang yang tergabung dalam timnya sebagai mesin politik.
Baca: Muslimah Beranak 14 Ini Sukses Bangun Bisnis Miliaran tanpa Kredit Bank
"Secara administrasi tentu ini sah," kata Rudi.
Meski sejauh ini belum ada deklarasi dukungan resmi dari sejumlah partai yang telah didaftar, Rudi yakin Edy Rahmayadi akan mendapatkan perahu politik untuk dapat bertarung pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2018 mendatang.
"Sebenarnya sudah ada (dukungan partai), tapi nanti deklarasinya. Mungkin Januari (2018) nanti deklarasinya," kata Rudi.
"Kalau masalah wakil, itu hak prerogatif beliau menjawabnya," sambung Rudi.
Rudi menambahkan, PAN merupakan partai kesekian yang telah didaftar pihaknya untuk Edy Rahmayadi. Lain di antaranya adalah Hanura, NasDem, PDI Perjuangan, PKPI kubu Haris Sudarno, Demokrat dan PPP.
(cr5/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/rudi-zulham-hasibuan-tribun_20170908_184314.jpg)