Ini Untungnya Pakai Listrik Prabayar, Tak Khawatir saat Ditinggal Lama
jika tengah malam tiba-tiba pulsa listrik pintar habis, tentu padam? Hal ini banyak diragukan pelanggan yang ingin migrasi
TRIBUN-MEDAN.com - PT PLN (Persero) Wilayah Sumatera Utara terus gencar sosialisasi penggunaan listrik prabayar. Saat ini pengguna listrik prabayar masih 896.436 pelanggan sebesar 26,8 persen dari total pelanggan, sisanya 2.497.903 atau 73,2 persen masih menggunakan pascabayar.
Setiap bulan terjadi peningkatan pelanggan yang menggunakan produk unggul Listrik Pintar Pra Bayar. Pada bulan Agustus 2017, penambahan pelanggan Listrik Pintar di Wilayah Sumatera Utara sebanyak 13.525 pelanggan, yakni pelanggan baru, 11.848 pelanggan, dan migrasi dari pascabayar sebanyak 1.678 pelanggan.
"Keunggulan menggunakan listrik pintar antara lain pelanggan dapat mengendalikan sendiri pemakaian listrik di rumahnya, sesuai kebutuhan dan kemampuan, tidak dikenakan biaya abodemen yang harus ditanggung meskipun tidak memakai listrik. Sangat cocok bagi pemilik rumah atau toko sewa agar terhindar dari tunggakan, dan kerugian pemilik rumah akibat tunggakan rekening listrik", ujar Manajer Bidang Niaga PLN Sumut, Jadima Purba, Kamis (14/9/2017).
Baca: Pejabat PLN Jajal Kemampuan Skutik Listrik Viar
Menggunakan listrik Pintar tidak perlu khawatir jika rumah ditinggal dalam waktu lama, karena tidak akan terjadi bayar mahal, padahal tidak pake listrik seperti yang dikeluhkan pelanggan yang masih menggunakan layanan model lama pasca bayar, karena petugas baca meter tidak dapat membaca dengan benar kWh Meter rumah terkunci.
Bagaimana jika tengah malam tiba-tiba pulsa listrik pintar habis, tentu padam? Hal ini banyak diragukan pelanggan yang ingin migrasi ke Listrik Pintar.
Dijelaskannya, caranya mudah sekali, setiap beli pulsa atau isi ulang listrik pintar, belilah 2 token yang setara dengan penggunaan rata-rata bulanan. Jadi tetap ada cadangan 1 token, karena token yang dibeli tidak bisa dipakai oleh pelanggan lain selain nomor meter yang ditunjukkan saat membeli, demikian tambah Purba.
"Saat ini pembelian token isi ulang mudah didapat melalui Payment Point Online Bank, ATM bank, swalayan-swalayan terdekat termasuk Kantor Pos," ungkapnya.
Sampai September ini PLN sudah melakukan sosialisasi ke delapan desa dan kelurahan. Sosialisasi sangat berdampak positif, masyarakat yang bermigrasi ke prabayar meningkat.
"Kami menargetkan akhir tahun 2018, pelanggan PLN Sumut 100 persen menggunakan listrik prabayar. Pelanggan pascabayar yang akan migrasi ke Listrik Pintar caranya mudah, hubungi sekarang contact center 123 (HP 061 123) atau atau unduh dan aktivasi aplikasi *PLN Mobile* bagi pengguna smartphone Android pada Google Play Store melalui link https://goo/gl/6zXtBZ," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-pln-listrik-tarif-listrik_20170102_160106.jpg)