Mabuk dan Memalak Sopir Truk, Warga Kesal dan Lakukan Hal Ini pada Bullah

Walau pun terluka parah, beruntung nyawanya tidak melayang. Bullah selamat setelah keluarganya langsung membawanya ke Rumah Sakit Djoelham Binjai.

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Joseph Wesly Ginting

TRIBUN-MEDAN.COM, STABAT - Hasbullah alias Bullah (37) warga Lingkungan tiga Pekan Selesai, Kabupaten Langkat, kritis usai dibacok tiga orang sekaligus di dalam rumahnya, Kamis (14/9/2017) malam.

Walau pun terluka parah, beruntung nyawanya tidak melayang. Bullah selamat setelah keluarganya langsung membawanya ke Rumah Sakit Djoelham Binjai.

Peristiwa yang dialami Bullah sebenarnya buah dari perbuatannya. Sebelum terkapar di rumah sakit, Bullah yang mabuk, memalak pengemudi truk yang lewat.

Baca: Setelah Terbakar, Pasar Tavip Kota Binjai akan Dibangun Lagi Menjadi Seperti Ini

Sikapnya itu membuat warga marah. Budi (40), warga sekitar pun menegur perbuatannya yang mengganggu masyarakat dan pengguna jalan.

Namun, teguran itu justru membuatnya marah. Dengan buas, Bullah mengancam akan membacok Budi bila mengganggu ativitasnya.

"Ku bacok kau nanti," katanya sembari berjalan pulang ke rumahnya.

Tidak terima diancam, Budi mengajak temannya, Rizal dan Menek dan mendatangi rumah Bullah sambil membawa kelewang.

Setibanya di rumah Bullah, mereka langsung membacoki secara membabi buta. Setelah puas, Bullah ditinggalkan bersimbah darah di dalam rumah.

Kapolsek Selesai AKP Zakaria membenarkan kejadian tersebut. Dijelaskannya, korban mengalami luka robek di lengan kiri dan bahu kiri.

"Korban mendapat 20 jahitan, akibat luka bacokan itu," kata Zakaria.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved