Harapan Orangtua Siswa Siluman Atas Kebijakan Dinas Pendidikan
"Kami tidak mau anak kami dikeluarkan. Mereka sudah belajar 3 bulan. Jadi tolong jangan dikeluarkan," ujar orangtua siswa siluman
Laporan Wartawan Tribun Medan / Royandi Hutasoit
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Orangtua siswa siluman (siswa yang masuk melalui jalur illegal) melawan keputusan Dinas Pendidikan Sumatera Utara, yang mengeluarkan anak-anak mereka dari sekolah.
Perlawanan ini dilakukan para orangtua dengan mendatangi SMA N 13 Medan dengan berbondong-bondong sejak Jumat (15/9/2017) dan hari ini, Sabtu (16/9/2017).
Saat mendatangi pihak sekolah, para orangtua ini datang dengan marah-marah kepada pihak sekolah. Bahkan beberapa personil dari Polsek Delitua diturunkan ke SMA 13 Melakukan pengamanan.
Para orangtua yang berbincang kepada Tribun Medan mengatakan mereka akan selalu berjuang supaya anak-anak mereka tetap bisa bersekolah di SMA N 13 Medan.
Baca: Usai Timnya Kalahkan Indonesia, Pelatih Thailand Temui Egy Maulana Vikri
"Kami tidak mau anak kami dikeluarkan. Mereka sudah belajar 3 bulan. Jadi tolong jangan dikeluarkan," ujar orangtua siswa siluman.
Siswa-siswa siluman yang ada di SMA N 13 Medan juga turut membangkang atas keputusan Dinas Pendidikan Sumut yang melarang mereka masuk SMA N 13 Medan sejak, Jumat (15/9/2017).
"Anak-anak kami akan terus kami suruh bersekolah di sini. Tadi pun masih sekolah. Semalam juga mereka masih sekolah," ujar Helmi, orangtua siswa.
(ryd/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/orangtua-siswa-siluman-sman-negeri-13-tribun_20170916_170043.jpg)