Disinggung PM Bangladesh soal Rohingya, Presiden AS Trump Ogah Bicara

PM Bangladesh, Sheikh Hasina, mengaku telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Disinggung PM Bangladesh soal Rohingya, Presiden AS Trump Ogah Bicara
(MANDEL NGAN/AFP)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump 

TRIBUN-MEDAN.com - Perdana Menteri (PM) Bangladesh, Sheikh Hasina, mengaku telah berbicara dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Senin waktu AS, mengenai Muslim Rohingya yang mengungsi dari negaranya Myanmar, tetapi dia tidak berharap mendapatkan bantuan dari Trump karena sikap sang presiden AS sudah jelas menyangkut pengungsi.

Begitu Trump meninggalkan forum tempat sang presiden menjadi tuan rumah PBB menyangkut reformasi dan supranasional itu, Hasina menyapa dia selama beberapa menit.

Baca: INNALILAHI: Jemaah Haji Ini Meninggal Tiga Jam sebelum Mendarat di Kualanamu

Baca: Dishub Medan Pasang CCTV dan Public Announcer, Wajah Anda Terekam jika Melanggar Lalu-lintas

"Dia hanya tanya 'bagaimana Bangladesh? Saya jawab "baik-baik saja', padahal satu-satunya masalah yang kami hadapi adalah soal pengungsi dari Myanmar," kata Hasina kepada Reuters dalam sebuah wawancara. "Dia tidak memberikan komentar apa pun soal pengungsi."

Hasina yang akan menyampaikan pidato pada sidang tahunan Majelis Umum PBB, Kamis pekan ini, menyatakan sikap Trump soal pengungsi sudah jelas sehingga dia sudah tidak patut meminta bantuan Trump dalam masalah pengungsi Muslim Rohingya.

"Amerika sudah menyatakan mereka tidak akan mengizinkan masuk pengungsi. Apa yang saya harapkan dari mereka, dan khususnya dari presidennya. Dia sudah mengungkapkan pandangannya, jadi buat apa lagi saya tanya dia?".

"Bangladesh bukan negara kaya, tetapi jika kami bisa memberi makan 160 juta orang (penduduk Bangladesh), maka kami pun bisa memberi makan 500 atau 700 ribu orang lainnya."

Baca: Ini Chat Intim Anang Ashanty Tersebar, Gini Nakalnya Godaan Anang pada sang Istri

Seorang pejabat Gedung Putih mengaku tidak mengetahui kontak singkat PM Bangladesh dengan Trump, namun dia memastikan bahwa sang presiden AS memperhatikan masalah pengungsi Rohingya.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved