INNALLILAHI: Jemaah Haji Ini Meninggal Tiga Jam sebelum Mendarat di Kualanamu

Jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 embarkasi Medan wafat di dalam pesawat Garuda (GA-3212).

INNALLILAHI: Jemaah Haji Ini Meninggal Tiga Jam sebelum Mendarat di Kualanamu
tribun medan
Kabid PPIH Sumut Bahrum Saleh dan Sekretaris PPIH Muslim menyerahkan jenazah Hj Komariah Kholifah Harahap kepada keluarga. 

Laporan Wartawan Tribun Medan / M Andimaz Kahfi

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Seorang jemaah haji wanita asal Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 embarkasi Medan wafat di dalam pesawat Garuda (GA-3212).  

Jemaah tersebut meninggal dunia tiga jam sebelum mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumut, atau sekitar pukul 00.16 WIB, Selasa (19/9/2017) dinihari.

Baca: Dishub Medan Pasang CCTV dan Public Announcer, Wajah Anda Terekam jika Melanggar Lalu-lintas

Baca: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Bidan Cantik Akhirnya Ditangkap, Ini Motifnya

Kepala Bidang Pemberangkatan dan Pemulangan Haji Sumut Bahrum Saleh mengatakan, jemaah yang wafat diketahui bernama Hj Komariah Kholifah Harahap (71), asal Gunungtua, Paluta.

"Sebenarnya demam saja di pesawat, dari sana (Arab Saudi) bagus kesehatannya," kata Bahrum kepada Tribun-medan.com, Selasa (19/9/2017).

Setelah pesawat mendarat di Bandara Kualanamu sekitar pukul 03.26 WIB, jenazah Hj Komariah langsung dibawa ke RS Haji Medan.

"Jenazah sudah dipulangkan ke daerah beserta suaminya. Sudah diserahterima kepada Kemenag daerah asal jemaah, disaksikan oleh pihak maskapai Garuda dan asisten dari Pemkab," ujar Bahrum.

Baca: Dishub Medan Pasang CCTV dan Public Announcer, Wajah Anda Terekam jika Melanggar Lalu-lintas

Sebelumnya, seorang jemaah dari kloter 12 wafat di tanah suci. Jemaah bernama H Baginda Panyahatan (53) asal Padangbolak, Paluta, meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi, pada 8 September 2017.

Saat berangkat, terdapat 389 jemaah tergabung dalam kloter 12 embarkasi Medan. Mereka terdiri dari jemaah asal Paluta, Karo, Nias dan Asahan. Juga ada 5 petugas haji yang tergabung dalam kelompok ini.

Setelah seorang jemaah yang tergabung dalam kloter ini wafat di Mekkah, jumlah mereka menjadi 388 orang. Namun saat kepulangan, ada tambahan 2 jemaah yang mutasi dari kloter 19, sehingga jumlahnya menjadi 390 jemaah.

Lalu, saat kepulangan kloter 12 masih ada 10 kloter lagi yang akan menyusul kembali ke tanah air. Pada tahun ini, 8.375 jemaah calon haji diberangkatkan dari embarkasi Medan yang tergabung dalam 22 kloter.(cr9/tribun-medan.com).

Penulis: M.Andimaz Kahfi
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved