Tahanan Tewas dalam Sel, Keluarga Protes Polisi karena Dibilang Bunuh Diri

Pihak keluarga yang tidak terima dengan kematian korban meminta pendampingan pada KontraS

Tahanan Tewas dalam Sel, Keluarga Protes Polisi karena Dibilang Bunuh Diri
tribun medan
Keluarga tahanan yang diduga disiksa di dalam sel Polsek Batangtoru saat meminta perlindungan ke KontraS, Selasa (19/9/2017). Pihak keluarga menduga Rifzal dianiaya hingga tewas. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/

Array A Argus

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN - Tewasnya tahanan Polsek Batangtoru bernama Rifzal Riandi Siregar (25) diributi pihak keluarga. Mencuat dugaan, Rifzal tewas karena dianiaya petugas polsek selama ditahan kepolisian.

Pihak keluarga yang tidak terima dengan kematian korban meminta pendampingan pada Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Baca: SADIS: Tepergok Maling Motor, Pria tanpa Identitas Tewas Diamuk Massa

Baca: Sertijab Berubah Duka, AKP P Nainggolan Meninggal 30 Menit Sebelum Dilantik

Saat ditemui Tribun di Sekretariat KontraS Jl Brigjend Katamso, Gang Bunga, kakak kandung korban bernama Rifki Sawali Siregar (27) bercerita, peristiwa ini berawal saat adiknya cekcok dengan Bripda Fadli pada 27 Agustus 2017 lalu.

"Saat kejadian, adik saya memang mabuk. Lalu, adik saya cekcok dengan Bripda Fadli," ungkap Rifki, Selasa (19/9/2017). Setelah terlibat adu fisik, Bripda Fadli yang kalah tenaga pulang ke komando memanggil empat temannya yang lain.

Baca: Ada yang Janggal soal Tahanan Gantung Diri dalam Sel, Kontras Mengadu ke DPR

"Petugas itu datang lagi ke lokasi menemui adik saya. Kemudian adik saya dipegangi, dan dia dipukul petugas lagi," ungkap Rifki.

Halaman
123
Penulis: ArgusA
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved