Breaking News

SOPIR GRAB DIBUNUH: Menyesal, Jika Saja Ridwan Tidak Kembali, Pamit Jemput Penumpang

Keluarga dihubungi petugas, mengatakan bahwa Ridwan meninggal dunia karena dirampok.

SOPIR GRAB DIBUNUH: Menyesal, Jika Saja  Ridwan Tidak Kembali, Pamit Jemput Penumpang
tribun medan
Betti Wani Purba (33), isteri mendiang sopir Grab Bike Ridwan Limbong (34) menangisi jasad suaminya di rumah duka Jl Palem IX, Lingkungan X, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia. Ridwan tewas setelah ditikami kawanan begal di Jl Juanda, Sabtu (23/9/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/

Array A Argus

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN
Perampokan disertai pembunuhan yang dialami Ridwan Limbong (34) membuat keluarga berduka. Ibu kandung Ridwan, Sasmita Simanjuntak (56) mengaku sudah melarang puteranya untuk keluar rumah pada malam hari.

Saat ditemui Tribun di rumah duka Jl Palem IX, Kelurahan Helvetia Barat, Kecamatan Helvetia, Sasmita yang mengenakan baju garis-garis celana panjang merah muda ini terduduk sembari meratapi jasad anaknya. Sesekali, Sasmita menggenggam erat tangan kakak kandungnya Desima Simanjuntak (68).

Baca: Dua Hari Dua Sopir Grab Tewas Dibegal di Medan, Peristiwa Selalu Malam Hari

Baca: Sopir Grab Korban Pembunuhan Tinggalkan Dua Orang Anak, Tangis Istri Memilukan di Rumah Duka

Baca: Sopir Grab Bike Dibunuh di Medan, Kawanan Perampok Menggila

"Dari rumah, dia keluar jam tujuh (19.00 WIB) malam. Katanya mau cari penumpang," ungkap Sasmita terisak-isak, Sabtu (23/9/2017).

Selepas mengantar penumpang, mendiang Ridwan pulang ke rumah sekitar pukul 21.00 WIB. Namun, pada pukul 23.00 WIB, Ridwan kembali pamit pada ibunya untuk pergi menjemput penumpang.

Baca: AKSI BEGAL: Tinggalkan Dua Anak, Istri Korban: Barulah Abang Menjadi Sopir Grab

Halaman
12
Penulis: ArgusA
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved