Kepala Dinas Pertamanan Heran, Pohon Tumbang yang Menimpa Mobil Kok Bisa Berdiri Lagi

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni belum mengetahui hal tersebut. Bahkan ia merasa heran.

Penulis: Hendrik Naipospos |
TRIBUN MEDAN / HENDRIK NAIPOSPOS
Pohon di Jalan Binjai Km 7,5 Kecamatan Medan Helvetia, Minggu (24/9/2017), terlihat berdiri tegak padahal sudah tumbang dan menimpah mobil. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Hendrik Naipospos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga hari yang lalu masyarakat Jalan Binjai Km 7,5 dibuat gempar oleh tumbangnya pohon raksasa setinggi 15 meter yang menimpa satu unit mobil dan merusak atap rumah warga.

Bukannya di potong kandas, saat ini pohon tersebut malah berdiri tegak walau sudah tak memiliki satu daun pun.

Diwawancarai terkait hal ini, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan Muhammad Husni belum mengetahui hal tersebut. Bahkan ia merasa heran.

Baca: Pohon Mistis di Medan: Tumbang Timpa Mobil, Tiga Hari Kemudian Tegak Berdiri Lagi

"Kok bisa berdiri? Seharusnya sudah diangkat. Besok saya akan koordinasi dengan Dinas PU (Pekerjaan Umum) Provinsi untuk mengangkut semua pohon itu," ucap Husni saat dihubungi www.tribun-medan.com, Minggu (24/9/2017).

Masyarakat sekitar juga kesal dengan lambannya sikap Pemko Medan yang membiarkan batang pohon tersebut berdiri.

Muhammad Jamil misalnya, ia menceritakan bahwa pada saat pohon tumbang sudah ada petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan berseragam hijau yang ikut memotong ranting pohon.

Petugas memotong ranting pohon tumbang yang menimpa mobil Toyota Avanza di jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/9/2017). Akibat peristiwa tersebut,  mobil   mengalami rusak berat dan seorang supir serta penumpang mengalami luka.
Petugas memotong ranting pohon tumbang yang menimpa mobil Toyota Avanza di jalan Gatot Subroto, Medan, Sumatera Utara, Kamis (21/9/2017). Akibat peristiwa tersebut, mobil mengalami rusak berat dan seorang supir serta penumpang mengalami luka. (tribun medan)

Namun petugas tersebut tak berinisiatif mengangkut seluruh batang pohon.

"Kemarin ada petugas pertamanan yang pakai baju hijau, mobilnya pun ada. Saya pun heran kok dibiarkan kayak gitu. Nanti , menimpa orang siapa, yang mau bertanggungjawab," jelasnya.

Jamil lantas mengungkapkan bahwa berdirinya pohon tersebut bukan karena ditanam kembali, melainkan perlahan berdiri tegak pascaranting dipotong.

"Kemarin, setelah ranting dipotong pohon ini langsung berdiri lagi. Memang akarnya sudah putus, mungkin karena berat sebelah makanya pohon itu bisa berdiri lagi," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved