Breaking News:

Lagi, Tudingan Pansus Angket KPK Benarkah? Kali Ini tentang Adanya Konspirasi Asing

Sebelumnya ‎Pansus Hak Angket KPK tetap ingin untuk berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo

Editor: Salomo Tarigan
(KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif (kiri), Ketua KPK Agus Rahardjo (ketiga dari kiri) dan Grup Band Slank memberikan keterangan pers di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (13/7/2017). Aksi dukung KPK ini dihadiri oleh Masyarakat sipil antikorupsi, Akademisi, Seniman, Budayawan, Pemuka Agama, Mahasiswa dan mereka menyuarakan penolakan terhadap hak angket KPK. 

TRIBUN-MEDAN.COm -  Pansus Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) lagi-lagi melontarkan tudingan pada lembaga antirasuah.

Kali ini, Pansus Angket KPK menyebut ada konspirasi asing di balik lembaga yang dipimpin oleh Agus Rahardjo tersebut.

Baca: Wanita PNS Digerebek Suaminya Sedang Indehoi di Hotel Bersama Pria Selingkuhannya

Baca: Cerita Mistis Ratu, Dicolek-colek saat Ganti Baju, Artis Ini Jadi Kapok

Baca: Meninggalnya Debora Simanjorang, Bayi 4 Tahun di Rumah Sakit dan Hasil 11 Investigasi Bikin Miris

Menyikapi hal itu, Kabag Pemberitaan dan Publikasi KPK Priharsa Nugraha menilai tundingan Pansus Angket tidak mendetail.‎

"Kami kurang paham apa yang dimaksud konspirasi asing itu. Perlu penjelasan lebih detail apa sebenarnya yang dimaksud tersebut," tegas Priharsa, Senin (25/9/2017) di KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Priharsa menuturkan sejak berdiri tahun 2002, KPK merupakan lembaga yang independen. Makanya, ia membantah tudingan Pansus Angket tersebut.

"Kalau kerja sama, ada. Konspirasi ya enggak ada. Kami ini selalu independen," ucap Priharsa.

Sebelumnya ‎Pansus Hak Angket KPK tetap ingin untuk berkonsultasi dengan Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan bahwa ada konspirasi asing di balik KPK.

"Saya belum bisa sebutkan karena di laporan itu akan ada sesuatu yang mengagetkan nanti ketika kami melibatkan ternyata ada konspirasi asing juga," tutur Ketua Pansus Hak Angket KPK Agun Gunandjar Sudarsa di gedung DPR, Senin (25/9/2017).

Politikus Golkar ini berpendapat Joko Widodo perlu mengetahui kinerja KPK selama ini. Agun juga akan menyampaikan sejumlah temuan itu kepada Jokowi.(*)

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved