Gunung Agung
Polisi Memburu Penyebar Berita Hoax Gunung Agung Meletus
Polri masih menelusuri penyebar berita bohong alias hoax tentang meletusnya Gunung Agung di Bali.
TRIBUN-MEDAN.com - Polri masih menelusuri penyebar berita bohong alias hoax tentang meletusnya Gunung Agung di Bali.
Menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, pihaknya masih melakukan penelusuran forensik digital terhadap pelaku.
"Ya, kita sedang profiling. Kita sedang cari, moga-moga jejak digitalnya masih terlacak oleh kita," ujar Setyo kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (25/9/2017).
Baca: 5 Negara Mengeluarkan Travel Advices Terkait Gunung Agung
Baca: Kembali Unggah Foto Intim, Shandy Aulia Dicibir
Baca: Warga Digemparkan Pernikahan Nenek 70 Tahun dengan Duda 21 Tahun
Baca: Masuki Fase Kritis, Ini Arah Sebaran Abu Vulkanik Gunung Agung bila Meletus September
Menurut Setyo, penyebaran berita bohong yang dilakukan oleh pelaku merupakan hal yang sangat tidak pantas. Dirinya mengimbau masyarakat yang mendapatkan info tersebut untuk tidak langsung menyebarkannya.
"Tolong jangan mencet (sebar) dulu baru pikir. Tapi pikir dulu baru mencet. Jadi penting juga nih. Rekan-rekan jangan mencet dulu baru mikir, eh salah nih. Tapi pikir dulu, cocok enggak? Baru pencet," tutur Setyo.
Menurutnya, masyarakat harus mempertimbangkan tiga aspek dalam menyebarkan informasi di dunia maya, terlebih yang berhubungan dengan bencana alam seperti aktivitas Gunung Agung.
"Kalau kita berinternet, tolong tiga hal yang pertama adalah logika, etika, dan estetika," cetus Setyo.
Berita Ini Sudah Tayang di Warta Kota dengan Judul Polisi Buru Penyebar Berita Hoax Gunung Agung Meletus
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/gunung-sinabung_20170926_094327.jpg)