YPSA Terapkan Sistem Pemilihan Ketua OSIS Berbasis Web Secara Online

Pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA YPSA TP 2017-2018 dilaksanakan berbasis web secara online

YPSA Terapkan Sistem Pemilihan Ketua OSIS Berbasis Web Secara Online
IST
Pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA YPSA TP 2017-2018 dilaksanakan berbasis web secara online di lapangan hijau YPSA, Selasa (26/9/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMA YPSA TP 2017-2018 dilaksanakan berbasis web secara online di lapangan hijau YPSA, Selasa (26/9/2017). 

Tampak hadir Ketua Harian Addaratul Hasanah, Kepala SMA Rudi Sumarto, dan guru-guru SMA YPSA lainnya saat pembukaan penyampaian visi misi ketua dan wakil ketua OSIS SMA YPSA

Kepala SMA YPSA  Rudi Sumarto, dalam sambutannya menyampaikan agar siswa dapat memahami pemilihan Ketua OSIS SMA YPSA secara online.

“Saya harapkan kalian dapat memahami pemilihan berbasis web secara online ini. Ini menjadi bekal kalian di masa akan datang,” ujarnya.

Baca: HUT KE-7 Tribun Medan, Gubernur Sumut: Semoga Tribun Tetap Menjadi Koran Terpercaya dan Paten

Rudi Sumarto juga mengatakan bahwa ada 5 kandidat calon Ketua dan Wakil OSIS SMA YPSA.

Rudi juga menjelaskan kelebihan yang dimiliki e-voting yakni pertama layanan tersebut menggunakan perangkat elektronik untuk memberikan suara.

Sementara sistem pemilihan konvensional menggunakan kertas surat suara. Di sini kita sudah melakukan penghematan kertas.

Baca: Valentino Rossi: Marquez Sulit Dibendung untuk Juara MotoGP Tahun Ini

“Kedua, e-voting dapat menghitung dan mencetak struk audit. Sementara sistem konvensional mengandalkan perhitungan manual,” ujarnya lagi.

Ketiga, e-voting mampu melakukan pengiriman langsung dari perangkat komputer tempat pemilihan ke komputer server. Adapun sistem konvensional, pengiriman dilakukan secara fisik dan berjenjang waktu. 

Terakhir, e-voting diklaim dapat menghitung hasil dengan cepat dan akurat karena menggunakan perangkat elektronik. Sementara sistem manual relatif lebih lama.

"Sistem e-voting juga memiliki keunggulan lainnya antara lain, akurasi dan online. Sistim ini diharapkan dapat meminimalisir kesalahan dan mendeteksi jika ditemukan rekayasa suara,” ujar Rudi.

Badaruddin Harahap selaku staf IT YPSA menyebutkan teknis pemilihannya yaitu “Siswa menginput user ID sesuai ID Card siswa dan Passwordnya 4 digit terakhir dari ID siswa tersebut. Kemudian siswa memilih kandidat calon ketua dan wakil ketua OSIS dengan cara menekan tombol submit/pilih.”

“Pilihan tersebut akan tersimpan secara otomatis di data base server online. Kemudian siswa memilih tombol log out untuk keluar dari sistem. Pemilihan selesai,” jelas Badar.(*)

Editor: Muhammad Tazli
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved