Liga 2

Mursal Buka-bukaan Soal Pencoretannya dari Skuat PSMS Medan, Begini Celotehannya

Usai ditahan imbang Persita Tangerang 0-0 di Stadion Teladan Medan, Senin (26/9/2017), PSMS Medan melakukan pencoretan pemain.

Tayang:
Tribun Medan/Danil Siregar
M Zulfikar alias Mursal gelandang sayap PSMS Medan 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Victory Arrival Hutauruk

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Usai ditahan imbang Persita Tangerang 0-0 di Stadion Teladan Medan, Senin (26/9/2017), PSMS Medan melakukan pencoretan pemain.

Pelatih PSMS Djadjang Nurdjaman mengatakan bahwa M Zulfikar alias Mursal dan M Antoni tak lagi masuk skuat berjuluk Ayam Kinantan.

Mursal pun mengaku terkejut.

"Di bilang sama bang Djanur diganti sama pemain baru, saya langsung terkejut nggak tahu mau bilang apa. Itu dibilang selesai pertandingan pas di ruang ganti," terang Mursal kepada Tribun-Medan.com, Selasa (26/9/2017) lewat telepon selular di Medan.

Baca: Djanur Coret Antoni dan Mursal dari PSMS Medan, Ini Penggantinya

Melawan Persita Tangerang, menjadi laga terakhir Mursal bersama PSMS Medan. Ia menjadi korban regulasi Liga 2 lantaran adanya pembatasan usia.

Tim Ayam Kinantan baru saja menambah amunisi baru dengan pemain yang usianya di atas 25 tahun yakni I Made Wirahadi dan Elthon Maran.

Lebih lanjut pria bertubuh mungil ini membeberkan pencoretan namanya adalah hal biasa di dalam sepak bola. Secara profesional menerima keputusan manajamen club

Baca: Belum Pernah Menang di Babak 16 Besar, Ini Sisa Pertandingan yang Akan Dilakoni PSMS Medan

"Itu udah biasa dalam sepak bola, saya pun profesional menanggapi. Mursal terima manajemen memberhentikan saya," jelasnya.

Namun mengecewakan bagi dirinya, pengganti yang diunjuk pelatih bukan pemain yang berada di atas level dirinya. 

Pencoretan tersebut tak ingin membuat dirinya depresi. Ia telah merencanakan liburan bersama istri ke Sabang, Aceh.

Baca: PSMS Medan Gagal Taklukkan Persita Tangerang, Ini Klasemen Sementara Grup B Babak 16 Besar

"Rencana mau liburan dulu sama istri untuk hilangin stres, opsinya yang dekat saja ke sabang selama satu minggu," terangnya sambil tertawa kecil.

Mursal mengaku tak miliki dendam, Ia menutup percakapan tersebut dengan doa agar PSMS bisa lolos ke liga 1.

"Intinya saya tidak ada dendam dengan PSMS. Saya berdoa semoga PSMS lolos liga 1, Soalnya cuma itu harapan warga Sumut khususnya Medan," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved