Breaking News
WASPADA Cuaca Buruk! 60 Orang Terpaksa Mengungsi, Empat Kelurahan Ini Terendam Banjir
Anggota sudah saya minta ke lapangan. Dari laporan sementara, air yang menggenang di rumah warga
Laporan Wartawan Tribun Medan/
Array A Argus
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN-
Hujan deras yang mengguyur Kota Medan sejak Selasa (26/9/2017) malam menyebabkan naiknya debit air di sejumlah sungai. Dari data yang dihimpun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan, ada dua sungai yang mengalami peningkatan debit air, yakni Sungai Deli dan Sungai Babura.
"Akibat tingginya curah hujan, wilayah kawasan tepi sungai ikut terdampak. Ratusan rumah di bantaran sungai Deli dan sungai Babura terendam banjir," kata Manager Pusat Pengendalian Operasional (Pusdalops) BPBD Kota Medan, M Yunus, Rabu (27/9/2017).
Baca: Sampai Kapan Kota Medan akan Dilanda Hujan? Ini Hasil Pantauan Satelit BMKG
Baca: Eva Yanti Lumban Gaol Dikenal Sebagai Wanita Mandiri, Tidak Mau Menyusahkan Orang Lain
Yunus mengatakan, tingginya air di pemukiman warga bantaran sungai itu mencapai 5 sampai 20 centimeter. Ada empat kelurahan yang terdampak banjir, dan beberapa wilayah warganya terpaksa mengungsi.
"Empat kelurahan itu yakni Kelurahan Sei Mati dan Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun. Kemudian, Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, serta Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang," kata Yunus.
Ia menjelaskan, khusus kawasan Kelurahan Beringin, ada 60 jiwa yang mengungsi. Masyarakat korban banjir terpaksa menginap sementara waktu di Masjid Al Qomar.
"Kami tetap memonitoring wilayah-wilayah bantaran sungai ini. Mudah-mudahan, jika cuaca hari ini tidak hujan lagi, air akan surut agar warga bisa kembali ke rumahnya masing-masing," ungkap Yunus.
Baca: Eva Yanti Lumban Gaol Dikenal Sebagai Wanita Mandiri, Tidak Mau Menyusahkan Orang Lain
Baca: Andai Fitting Gaun Pengantin Batal Sore Itu, Tapi Siapa Menyangka Ajal? Selamat Jalan Eva Yanti!
Di wilayah Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, petugas Polsek Sunggal turun ke lapangan mengecek kondisi warga. Petugas ikut mendata apa-apa saja yang diperlukan korban banjir tersebut.
"Anggota sudah saya minta ke lapangan. Dari laporan sementara, air yang menggenang di rumah warga memang masih lumayan tinggi lah," kata Kapolsek Sunggal, Kompol Daniel Marunduri.(Ray/tribun-medan. com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/banjir-mengungsi_20170927_084908.jpg)