Breaking News:

News Video

Viral Video Brimob Gunakan Senjata Mortir dan Pelontar Granat, Ini Penjelasan Polri

Video ini dipublikasikan untuk mendukung pernyataan Gatot yang akhirnya dikoreksi dan diluruskan Menko Polhukam Wiranto

Editor: Tariden Turnip
FACEBOOK
Screen shoot video Brimob berlatih gunakan senjata militer mortir 

TRIBUN-MEDAN.COM - Setelah heboh pernyataan Panglima TNI Gatot Nurmantyo soal info 5.000 senjata impor ilegal dan disertai ancaman akan menyerbu institusi non militer yang memiliki persenjataan mirip militer, beredar video Brimob menggunakan senjata pelontar granat.

Ada kesan video ini dipublikasikan untuk mendukung pernyataan Gatot yang akhirnya dikoreksi dan diluruskan Menko Polhukam Wiranto.

Satu akun yang mempublikasikan video ini adalah Media Hankam, yang diposting 26 September 2017.

Judulnya: INTELIJEN TNI VALID : INILAH VIDEO BUKTI POLISI MEMILIKI SENJATA ANTI TANK YANG DITUDUHKAN PANGLIMA TNI

Selamat siang, apakah senjata seperti ini boleh dimiliki Polisi? Senjata ini juga bisa menghancurkan tank, pesawat, helikopter dan kendaraan militer lainnya.

Pertanyaannya, apa maksud polisi memiliki senjata sejenis RPG dan senjata anti tank lainnya dan bagaimana bisa senjata ini bisa masuk ke lingkungan polisi?

Ingin melawan Teroris? Copet? Maling atau untuk melawan militer?

Jika ingin melawan militer, siapa yang ingin dilawan? TNI? Jika yang ingin dilawan adalah TNI berarti siapa yang ingin kalian lindungi dan untuk kepentingan siapa?

Rakyat indonesia menyaksikan semua kegaduhan ini dan melihat dengan kepala sendiri jika dinegeri ini ada yang aneh dan semakin aneh. Wajar jika akhirnya muncul kecurigaan2 ditengah rakyat jika ada institusi yang dituding bekerja sudah bukan untuk kepentingan negara melainkan kekuasaan sehingga mati2an melindungi kepentingan sekelompok elit.

Munculnya berita2 tandingan di media mainstream yang serentak menyerang panglima TNI terkait 5000 senjata bahkan sampai mengatakan hoax, tidak akurat dll membuktikan siapa yang mengendalikan media tersebut dan untuk kepentingan siapa mengacaukan informasi valid panglima TNI. Dengan adanya video ini apakah masih dibilang hoax?

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved