Diacungkan Pisau oleh Kawanan Begal, Helmi Relakan Varionya Dibawa Kabur
Helmi (37) warga Jalan Pertahanan Patumbak Deliserdang datang ke Polsek Patumbak dengan wajah lusuh.
Penulis: Azis Husein Hasibuan |
Laporan Wartawan Tribun Medan, Azis Husein Hasibuan
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Helmi warga Jalan Pertahanan Patumbak Deliserdang datang ke Polsek Patumbak dengan wajah lusuh.
Ia membuat laporan atas kasus pembegalan yang dialaminya, Jumat (6/10/2017).
Pembegalan ini terjadi persisnya di depan depan SPBU, Gang Amal, Patumbak sekitar pukul 02.00 WIB, Kamis (5/10/2017) dini hari kemarin.
Kepada petugas sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polsek Patumbak menceritakan, saat itu ia baru saja pulang kerja.
Hampir sampai di rumah, Helmi yang menaiki sepeda motor Honda Vario BK 6910 AFM dipepet dua begal dari arah belakang.
Baca: Dibegal di Depan Kantor Samsat, Begini Kondisi Wita Sekarang
"Dua orang berboncengan naik Satria FU memepet saya. Saya gak kenal, dua pelaku itu langsung cabut kunci kontak saya," ucap pria 37 Tahun ini.
Sadar diri sepeda motornya menjadi sasaran begal, Helmi berusaha sekuat tenaga menepis tangan pelaku. Ia mencoba menghindari dengan cara memutar arah kendaraanya.
Namun nahas, usahanya sia-sia. Ia tak berkutik ketika kedua begal mengacungkan sebilah pisau ke arahnya.
Takut celaka, Helmi pun merelakan sepeda motornya kepada dua kawanan begal.
Baca: Gak Kapok Tembak Mati? Teranyar, Wita Astuti Dibegal hingga Terpental dari Sepeda Motor
"Saya takut dibunuh. Waktu saya teriak minta tolong gak ada yang dengar. Begalnya belum begitu jauh melarikan motor saya ke arah Amplas," sebutnya.
Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ainul Yaqin membenarkan kejadian ini.
"Sudah kita terima laporannya dan masih dalam proses," ucapnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-begal-sepeda-motor-di-medan_20160412_200535.jpg)