Konsumsi Bahan Bakar Dexlite di Sumut Meningkat, Ini Keunggulannya

Sejak kehadirannya di Medan pada bulan Juni tahun 2016, konsumsi bahan bakar jenis Dexlite terus meningkat.

Konsumsi Bahan Bakar Dexlite di Sumut Meningkat, Ini Keunggulannya
IST
General Manager Pertamina MOR I Erry Widiastono bersama Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua dan jajaran muspida saat meresmikan hadirnya BBM jenis Dexlite di Gunungsitoli, Selasa (3/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Ayu Prasandi

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) I mencatat peningkatan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Dexlite di wilayah Sumut.

Sejak kehadirannya di Medan pada bulan Juni tahun 2016, konsumsi bahan bakar jenis Dexlite terus meningkat.

"Hal ini terlihat dari data konsumsi rata-rata penyaluran Dexlite pada tahun 2016 yakni 32 kilo liter (kl) per hari dan meningkat 50 persen pada tahun berjalan di 2017 hingga mencapai 48 kl per hari di Sumut," ujar Area Manager Communication and Relations Sumbagut Rudi Ariffianto, saat dihubungi Tribun, Senin (9/10/2017).

Baca: Sekarang Sudah Ada BBM Jenis Dexlite di Gunung Sitoli Nias

Ia menerangkan, kesadaran masyarakat akan manfaat dari penggunaan bahan bakar berkualitas membuat pola konsumsi produk Bahan Bakar Khusus (BBK) berkualitas seperti Dexlite meningkat.

"Produk Dexlite telah menjadi alternatif pilihan bagi para konsumen yang menginginkan varian bahan bakar diesel berkualitas dan ramah lingkungan," terangnya.

Ia menjelaskan, awalnya, Dexlite hanya tersedia di sembilan SPBU yang berada di Sumut meliputi Kota Medan, Kabupaten Deliserdang dan Kabupaten Serdangbedagai dengan suplai poin dari TBBM Medan Grup.

"Saat ini outlet Dexlite sudah mencapai 149 SPBU dan akan terus bertambah di SPBU lainnya di Sumut seiring dengan peningkatan pengguna Dexlite," jelasnya.

Ia menuturkan, Dexlite dengan angka cetane (cetane number) 51 dan kandungan sulfur maksimal 1.200 ppm.

Mempunyai keunggulan dapat membuat mesin lebih bertenaga‎ dan lebih ramah lingkungan dengan emisi hasil pembakaran yang rendah.(*)

Penulis: Ayu Prasandi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved