GAWAT! Selain Krisis Listrik, Daerah Ini Juga Krisis Air Bersih

Pihaknya berupaya menambah debit lagi dari sungai Sigalingging. Saat ini PDAM Nciho memiliki debit yakni 80 liter per detik.

GAWAT! Selain Krisis Listrik, Daerah Ini Juga Krisis Air Bersih
Tribun Medan/Tommy
Direktur Utama PDAM Nciho, Walhi Munte saat ditemui di kantornya, Jumat (13/10/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.COM, SIDIKALANG - Selain persoalan listrik yang tidak merata, Kabupaten Dairi juga masih mengalami krisis air bersih. Baru 12 kecamatan dari 15 kecamatan yang teraliri air bersih.

Namun, dari 12 kecamatan tu pun hanya sebagian kecil desa yang masuk air bersih. Pemerintah pun menggunakan proyek sumber air bersih (PSAB) atau sebuah tong untuk puluhan kepala keluarga.

Direktur Utama PDAM Nciho, Wahlin Munte mengatakan hal ini terjadi karena debit air masih kurang. PDAM Nciho memiliki sumber air dari empat sungai yakni Lae Cimirah, Lae Nuahah, Lae Mbulan, dan Sitio-tio.

Pihaknya berupaya menambah debit lagi dari sungai Sigalingging. Saat ini PDAM Nciho memiliki debit yakni 80 liter per detik.

Baca: Rapat Bahas PAD Sidikalang kok Tertutup, Kritik Warga Menohok DPRD

"Kalau terpenuhi minimal 200 liter perdetik. Penambahan pipa dan penamnahan jaringan distrubusi, pipa transmisi (pengantar sumber ke IPA), pipa distrubusi, dan pipa dinas,"katanya, Jumat (13/10/2017).

Selain itu krisis air juga terjadi karena pengaruh musim kemarau. Jika hal ini terjadi, dapat mengakibatkan sumber air tidak terpenuhi.

Baca: Bupati Dairi Sebut 80 Persen Jalan Sudah Bagus, Begini Komentar Menohok dari Warga

"Terkadang juga dipengaruhi oleh musim kemarau. Karena debitnya kurang. Kalau kita jalankan semua, airnya bisa jadi gantung,"kata Wahli.

Pihaknya juga sudah mengajukan anggaran ke Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk penambahan debit. Supaya, nantinya dapat diteruskan ke Badan Wilayah Sungai.

Anggota Komisi C DPRD Dairi dari fraksi Demokrat, Markus Purba mengatakan banyak masyarakat desa mengambil air dari tepi jurang.

"Kalau persoalan air bersih masih belum selesai di Kabupaten ini," pungkasnya.(*)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved