Penyidik Kejati Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi Bapemas Sumut, Siapa Dia?

Kejati Sumut kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa

Tribun Medan / Azis
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumut, Sumanggar Siagian 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Mustaqim Indra Jaya

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana sosialisasi peningkatan aparatur Pemerintah Desa di Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Sumut Tahun Anggaran (TA) 2015 senilai Rp 40,8 miliar

Kepala Seksi Penerangan Hukum dan Humas (Kasipenkum) Kejati Sumut, Sumanggar Siagian mengatakan dalam kasus ini penyidik telah menetapkan Edita Siburian sebagai tersangka. Adapun peran Edita yaitu selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari proyek yang dana bersumber dari APBD Tahun Anggaran (TA) 2015.

Baca: KNPI Desak KPK Menangkap Wali Kota, Beber Dugaan Kasus Suap Proyek Raksasa

Baca: KNPI Mengepung Kantor Wali Kota, Persoalkan Penyebab Julukan Sejuta Lubang

Baca: Golkar Sengaja Serahkan Berkas ke KPU di Hari Terakhir, Alasannya Unik

Baca: Hebat, Azka Siswi SMP Shafiyyatul Amaliyyah Ternyata Miliki Filosofi Olahraga Panah

Baca: Alamak, Tersebar Video Mirip Anies Baswedan Lakoni Hal Tak Pantas pada Anak Buah

"Ya, ada tersangka baru dalam kasus tersebut, yaitu Edita Siburian sebagai PPK pada kegiatan di Bapemas TA 2015 untuk penyelenggaraan kegiatan sosialisasi," kata Sumanggar, Senin (16/10/2017).

Sumanggar menjelaskan penetapan Edita Siburian sebagai tersangka telah berlangsung sejak sebulan lalu, namun belum dilakukan penahanan terhadap yang bersangkutan.

"Tersangka ini belum diperiksa sejak statusnya sebagai tersangka, karena masih dalam pemeriksaan saksi-saksi," sebutnya.

Disinggung kemungkinan ada tersangka baru dalam kasus ini, termasuk keterlibatan mantan Kepala Bapemas Amran Utheh, Sumanggar menyebutkan masih dalam tahap penyelidikan di Kejati Sumut.

"Belum bisa kita simpulkan karena pemeriksaan masih terus berjalan," jelasnya.

Sebelumnya, Kejati Sumut telah menetapkan tiga orang rekanan yang bergerak dibidang Event Organizer (EO) sebagai tersangka dalam kasus ini, yaitu Rahmat Jaya Pramana selaku Direktur PT Ekspo Kreatif Indo, Taufik selaku Direktur Mitra Multi Komunication dan Budhiyanto Suryanata selaku Direktur PT Proxima Convex.

(cr8/tribun-medan.com)

Penulis: Mustaqim Indra Jaya
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved