Selain Menjadi Guru, Masyarakat Turut Berdonasi Peralatan Belajar di Desa Taraf Pendidikan Rendah

Kualitas pendidikan di Sumatera Utara (Sumut) belum merata, masih ada beberapa daerah yang taraf pendidikannya tergolong rendah.

Laporan Wartawan Tribun Medan / Tommy Simatupang

TRIBUN-MEDAN.com, SIDIKALANG - Hingga saat ini kualitas pendidikan di Sumatera Utara (Sumut) belum merata, masih ada beberapa daerah yang taraf pendidikannya tergolong rendah.

Satu di antaranya di Desa Lonkotan, Kabupaten Dairi.

Menilik hal tersebut, para relawan mendirikan rumah belajar yang diberi nama Sopo Palito.

Baca: Ingin Buat Kapal Perpustakaan, Alusi Tao Toba Kreatif Galang Dana

Baca: Tinggalkan Pekerjaan Lama Demi Alusi Tao Toba, Togu Dianggap Bodoh

Semua buku dan meja belajar merupakan donasi dari masyarakat. Bahkan tak ada imbalan yang diberikan kepada pemuda yang mau mendedikasikan dirinya ke pendidikan anak-anak tanpa imbalan.

"Kami lebih membentuk karakter anak-anak. Selain mengajarkan pelajaran formal sekolah,"ujar satu dari tiga relawan, Ika Roulina Hutasoit, Senin (16/10/2017).

Rumah belajar Sopo Palito berdiri sejak tahun 2010. Saat ini, mengajarkan 50 anak-anak dari kelas 1 SD hingga kelas 3 SMP. Namun sayangnya, ruangan dan fasilitas anak-anak masih sangat prihatinkan.

(tmy/tribun-medan.com)

Penulis: Tommy Simatupang
Editor: Hendrik Naipospos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved