Liga 2

Gara-gara Suporter Berambut Cepak, PSMS Kena Sanksi Seperti Ini dari Komdis PSSI

Ketua Umum SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir membantah pihaknya membuat kerusuhan di markas Persita.

Gara-gara Suporter Berambut Cepak, PSMS Kena Sanksi Seperti Ini dari Komdis PSSI
Capture Youtube
Kericuhan usai laga Persita vs PSMS di Stadion Cibinong. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Laga Persita Tangerang vs PSMS Medan di Stadion Cibinong, Bekasi 11 Oktober lalu berakhir ricuh. Suporter Persita Tangerang terlibat bentrok dengan suporter PSMS. 

 Akibat kerusuhan ini satu orang suporter Persita tewas dan puluhan luka-luka.

Ketua Umum SMeCK Hooligan, Lawren Simorangkir membantah pihaknya membuat kerusuhan di markas Persita. 

Ia menuding para pendukung PSMS yang berambut cepaklah yang terlibat keributan dengan suporter Persita.

 "Kalau dari kami SMeCk Hooligan tidak ada buat kerusuhan. Tentara-tentara itulah, mereka datang untuk mendukung PSMS. Kami sama sekali tidak terlihat dalam kerusuhan itu," ujarnya di Medan, Kamis (12/10/2017).

Baca: ALAMAK! Gara-gara Hal Ini PSMS Gagal Jadi Tuan Rumah Babak 8 Besar

Ketua Kampak FC, M Faisal juga membantah anggotanya terlibat kericuhan tersebut.

Hanya saja ia menilai kala itu, suporter Persita sedikit melontarkan ucapan yang tidak enak terhadap pendukung PSMS yang berambut cepak itu, sehingga terjadi keributan.

Baca: Amukan Supoter Berambut Cepak PSMS vs Persita, Perihnya Pesan Ayah Banu Rusman

"Enggak ada suporter PSMS terlibat, itu TNI yang rusuh kemarin. Ujung-ujungnya suporter PSMS juga jadinya yang disalahin," pungkasnya.

Akibat peristiwa ini, PSMS Medan yang kena batunya.

Baca: Edy Rahmayadi Minta TNI Jangan Disudutkan Terkait Kerusuhan Usai Laga Persita VS PSMS

Tim PSMS Medan dikenakan sanksi larangan suporter PSMS Medan untuk memasuki stadion sebanyak 4 pertandingan dan denda Rp 30 Juta.

Sanksi ini berdasarkan hasil Sidang Komisi Disiplin PSSI 18 Oktober 2017.

Sedangkan Persita Tangerang dikenakan sanksi pertandingan tanpa penonton 1 kali dan denda Rp. 22,5 Juta.(*)

Penulis: Arifin Al Alamudi
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved