Edisi Cetak Tribun Medan

Hasyim Sempat Disangka Prabowo, Relawan: Pantesan yang Ini Kelihatan Lebih Ganteng

Orang-orang yang hadir pada acara itu sempat salah mengira Hashim Djojohadikusumo sebagai Prabowo Subiyanto.

Tribun-medan.com/ Nanda Fahriza
Adik Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Hashim Djojohadikusumo, saat menghadiri kegiatan Apel Siaga 10 Ribu Relawan Romo Center di Lapangan Merdeka Medan Jalan Pulau Pinang, Minggu (22/10/2017). (Tribun-medan.com/ Nanda Fahriza) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Apel Siaga 10 Ribu Relawan Romo Center di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (22/10/2017), menyisakan satu cerita menarik.

Orang-orang yang hadir pada acara itu sempat salah mengira Hasyim Djojohadikusumo sebagai Prabowo Subiyanto.

Hasyim, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra, datang mengenakan kemeja model safari berwarna putih, berpeci hitam, dan berkacamata hitam. Gaya yang memang identik dengan Prabowo Subiyanto, kakak kandungnya.

Seketika, teriakan 'Prabowo' bersahut-sahutan di Lapangan Merdeka. Disambung dengan teriakan 'Prabowo Presiden'. Saat itu, memang, sebagian besar orang yang hadir di sana belum menyadari bahwa yang mereka teriaki sebagai 'Prabowo' adalah Hasyim Djojohadikusumo.

Baca: Pelanggan PLN Syok Kena Denda Rp 10 Juta, Arus Listrik pun Mendadak Diputus

Hasyim sendiri, yang didampingi Anggota DPR RI Raden Muhammad Syafi'i (Romo) dan Ketua DPD Gerindra Sumut Gus Irawan Pasaribu, tersenyum seraya melambaikan tangan.

Kesalahan ini baru disadari tatkala rekaman video yang menampilkan Prabowo Subiyanto diputar dan ditayangkan di layar raksasa yang dibentangkan di sisi panggung.

Dalam video itu, Prabowo meminta maaf kepada Relawan Romo Center atas ketidakhadirannya. "Saya mohon maaf tidak bisa hadir karena menghadiri acara lain," kata Prabowo.

Baca: Pelanggan PLN Bilang Lobang di Meteran Listrik Seperti Buatan Pabrik, Kok Bisa?

Prabowo tadinya dijadwalkan hadir di acara ini. Foto Prabowo ditempatkan dalam poster acara, berdampingan dengan Romo. Lantaran berhalangan, Prabowo mengutus Hasyim, yang sekaligus mewakilinya membacakan pidato kebangsaan.

"Oh, bukan Prabowo, ya, rupanya? Pantesan yang ini kelihatan lebih ganteng. Lebih tinggi dan lebih putih," kata seorang relawan bernama Nurasiah, warga Jalan Karya Setuju, Medan Barat.

Muliani, warga Perumnas Simalingkar, bahkan hingga video permintaan Prabowo diputar masih tetap menyangka Hasyim adalah Prabowo. Kalau dilihat dari jauh, imbuhnya, mirip sekali. Meski demikian, pada Tribun, Muliani mengaku tidak terlalu kecewa.

Baca: Kena Denda 10 Juta, Pelanggan PLN Terpaksa Numpang Charge Gadget di Rumah Tetangga

Dia menegaskan tetap menjadi relawan dan akan memilih Prabowo pada Pemilu 2019. Ditanya alasan yang membuat dia berketetapan pilihan, Muliani tersenyum.

"Prabowo itu orangnya tegas. Kalau jadi presiden pasti lebih baik," ujarnya.

Relawan lain, Cindy, berpendapat berbeda. Dia kecewa lantaran berharap dapat melihat Prabowo dan mendengarkan pidatonya secara langsung.

"Saya jauh-jauh datang dari Paya Pasir. Panas-panasan pula di sini. Tak tahunya bukan Pak Prabowo pula yang datang," ucapnya.

Pimpinan Romo Center, Raden Muhammad Syafi'i, berjanji menghadirkan Prabowo di lain waktu.

Baca: Pelanggan PLN Kena Denda 10 Juta, LAPK: Mereka Korban Permainan

"Saya bisa merasakan batin ibu-ibu dan anak-anak muda di sini. Saya pernah mengatakan waktu kampanye dulu, bahwa Pak Prabowo akan hadir di tengah-tengah kita di sini. Hal itu seyogianya terwujud apabila Pak Prabowo tidak ada hal yang betul-betul mendesak sehingga beliau tak dapat datang. Namun percayalah, beliau pasti akan datang ke tengah-tengah kita," katanya.

Setelah pidato kebangsaan Prabowo dan pidato sejumlah petinggi Gerindra, acara ini diakhiri dengan pembacaan ikrar oleh para relawan. Ikrar untuk ikrar mendukung Prabowo Subianto pada Pemilu Presiden 2019.(nan)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved