DPRD Medan Raker di Hotel Niagara Pemborosan? Kenapa Gak di Medan Saja

Yang lalu juga dikritik oleh masyarakat. DPRD Medan belum berubah juga masalah efektif dan efisiensi anggaran

Editor: Salomo Tarigan
Hotel Niagara, Parapat (niagaralaketoba.com) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rapat Kerja (Raker) DPRD Medan direncanakan 27-29 Oktober 2017 di Hotel Niagara Parapat, dinilai hanya menambah beban anggaran, dan belum memberian jaminan peningkatan kinerja Dewan.

Masih ingat, Raker DPRD Medan Otober 2015 di Villa The Hill Sibolangit menghabiskan dana Rp 300 juta ? Kala itu, protes mengalir deras dari masyarakat. Sedangkan rencana Raker di pekan ini, diketahui dari surat undangan dari Sekretaris DPRD Medan yang beredar di lingkungan DPRD Medan.

"Yang lalu juga dikritik oleh masyarakat. DPRD Medan belum berubah juga masalah efektif dan efesiensi anggaran," kata Pengamat Anggaran Elfenda Ananda, Selasa (24/10/2017), ketika dikonfirmasi terkait rencana itu.

Baca: Wow, Cristiano Ronaldo Dinobatkan Sebagai Pemain Terbaik FIFA 2017

Baca: Polisi Pakai Wanita Muda, Short Time Rp 1 Juta, Penyamaran Sukses Ungkap Sang Germo

Kalau DPRD Medan mempertimbangkan efektif dan efesiensi anggaran, seharusnya acara dibuat di Medan. Ketua dan Anggota DPRD Medan harus berpikir bahwa uang yang mereka pakai dari pajak dan retribusi yang dikutip dari rakyat.

"Seharusnya (diselenggarakan) di Medan sajalah. Mereka harus mengambil hati rakyat dan bukan malah membuat rakyat marah," katanya.

Acara diselenggarkan di Medan, akan lebih sedikit dana dipakai, daripada dilaksanakan di luar Kota Medan. Dari sisi pertanggungjawaban juga akan lebih mudah. Dari sisi waktu, juga lebih efisien.

Salah, jika raker di luar kota dengan alasan agar raker terfokus. Menurut Elfenda, di Medan pun bisa fokus jika semua anggota DPRD Medan disiplin mengikuti agenda raker.

"Lain hal kalau motifnya mau jalan-jalan mereka," katanya.

DPRD Medan perlu juga mempertimbangkan, bahwa masih banyak agenda kerja lainya di tahun 2017.

"Sebenarnya agenda mereka cukup padat, misalkan pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2018. Sisa hari kerja tahun ini tinggal dua bulan," katanya.

Kabag Pengawasan Anggaran dan Kegiatan DPRD Medan Yuslizar Usman mengatakan, Raker di Parapat 27-29 Oktober 2017 merupakan permintaan DPRD Medan.

"Sudah diagendakan. Dan itu diusulkan anggota," katanya.(raj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved