PDAM Mengaku Rugi Miliaran Rupiah, Waduh! Warga Tidak Dapat Kompensasi
Kompensasi yang kita berikan berupa layanan mobil tangki secara gratis. Itulah kondisinya, walau tidak semua dapat
Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Sekretaris Perusahaan PDAM Tirtanadi, Jumirin mengatakan, dengan perbaikan yang dilakukan PDAM Tirtanadi, air sudah dapat mengalir ke semua rumah warga.
Ketika ditanya terkait dengan nilai kompensasi yang diterima warga, Jumirin mengaku PDAM tidak ada memberikan kompensasi.
Hal itu, disebabkan PDAM Tirtanadi pun mengalami kerugian besar, yang jika dihitung hingga miliaran rupiah.
"Kalau kompensasi, pengurangan biaya pembayaran air ke warga tidak ada. Karena kami pun rugi sampai miliaran rupiah. Nah, ketika air mati kan, warga tidak perlu membayar, karena memang meterannya kan tidak berputar dan mati," katanya Rabu (25/10/2017).
Sedangkan Asisten 1 Sekretaris Perusahaan, Zaman Mendrofa mengatakan, biaya kompensasi yang diberikan PDAM pada warga adalah air yang didistribusikan melalui air tangki.
"Kompensasi yang kita berikan berupa layanan mobil tangki secara gratis. Itulah kondisinya, walau tidak semua dapat, tapi kami sudah berusaha semaksimal mungkin menyupply pelanggan yang tidak dapat air. Namun karena keterbatasan armada dan juga banyaknya permintaa , masih ada yang belum terlayani," ungkapnya.(raj/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/krisis-air-kota-medan_20171024_102941.jpg)