PDAM Tirtauli Didemo Lagi, Ini Tuntutan Massa

Demo sebelumnya dilakukan Massa dari Gerakan Muda Islam Nusantara Sumatera Utara mendatangi Kantor PDAM Kota

PDAM Tirtauli Didemo Lagi, Ini Tuntutan Massa
Tribun Medan/Dedy Kurniawan
Massa AL Masim menggelar demonstrasi ke Kantor PDAM Tirtauli Jalan Porsea, Selasa (25/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Dedy Kurniawan

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR - PDAM Tirtauli Kota Pematangsiantar kembali didemo. Massa aksi yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Siantar Menggugat (Al-Masim) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor PDAM Jalan Porsea, Selasa (25/10/2017).

Demo sebelumnya dilakukan Massa dari Gerakan Muda Islam Nusantara Sumatera Utara mendatangi Kantor PDAM Kota Pematangsiantar melakukan demonstrasi.

Pendemo membawa sejumlah atribut dengan agenda agar Wali Kota Siantar, Hefriansyah segera mencopot Badri Kalimantan (Dirut PDAM) dan Hotner dari jabatannya sebagai Direktur Umum PDAM Tirtauli di Kantor PDAM, Jalan Porsea, Kelurahan Teladan, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (6/10/2017) silam.

Baca: Guru Demo, DPRD Sumut Akan Upayakan Tampung Dana Guru di APBD 2018

Kali ini, Massa Al Masim, membawa pengeras suara dan karton bertuliskan beragam tuntutan. Terfokus massa memprotes terkait kinerja Dirut PDAM, Badri Kalimantan yang dituding melakukan tindak pidana korupsi.

"Keluar kau Badri Kalimantan. Hanya dua pilihan untuk Badri Kalimantan, mengundurkan diri atau dicopot," teriak Sabar Sirait dengan toa.

Dalam pernyataan sikapnya, massa membeberkan sejumlah data terkait kinerja Badri Kalimantan selama menjabat melakukan pemborosan anggaran dan adanya dugaan korupsi. Ada 9 tuntutan yang mereka tuangkan dalam pernyataannya.

Baca: Honorer K II Datangi Kantor DPRD Sambil Menangis, Minta Diangkat Jadi PNS

Pertama massa membeberkan jumlah dana perjalanan dinas luar dan dalam daerah Badri Kalimantan anggaran 2016 sebesar Rp 795 juta.

Halaman
12
Penulis: Dedy Kurniawan
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved