Anak Penyandang Disabilitas Cari JR Saragih Karena Ingin Sembuh

Uluran tangan dari Bupati Simalungun JR Saragih yang selalu membantu masyarakat membuat dirinya kerap dicari oleh warga

Anak Penyandang Disabilitas Cari JR Saragih Karena Ingin Sembuh
TRIBUN MEDAN / M AZHARI TANJUNG
Bupati Simalungun JR Saragih saat menjenguk warganya yang terkena stroke 

Laporan wartawan Tribun Medan/M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.com, RAYA - Uluran tangan dari Bupati Simalungun JR Saragih yang selalu membantu masyarakat membuat dirinya kerap dicari oleh warga yang kesulitan perekonomian. Termasuk, warga Bah Liran Siborna, Kecamatan Panei, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Menurut Suparti Sidauruk Ibu kandung Rahayu Agetta Ambarita bahwa dirinya mencari Bupati Simalungun JR Saragih adalah untuk meminta pertolongan guna menyembuhkan sang buah hati Rahayu Agetta Ambarita yang mengalami cacat sejak lahir.

"Awalnya di usia dua bulan anak kami Rahayu Agetta Ambarita mengalami step setelah itu setiap hari hanya bisa terlentang. Saya banyak membaca berita bahwa Pak JR selalu membantu orang yang kesusahan makanya selama satu bulan terakhir, saya mencari Beliau (JR Saragih-red)," ucapnya menangis usai menjumpai Bupati Simalungun JR Saragih di Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (27/10/2017).

Diakuinya, selama ini pekerjaannya sebagai kuli bangunan tidak memiliki biaya untuk mengobati anaknya tersebut. Terlebih sejak ditinggal Jaulin Ambarita sang suami enam tahun lalu membuat dirinya bersama anak-anak harus berjuang keras dalam memenuhi kehidupan.

"Kehadiran saya untuk menjumpai Bapak JR Saragih adalah untuk kesembuhan anak saya, termasuk meminta bantuan berupa kursi roda," tambahnya.

Mendengar hal ini, JR Saragih langsung bertindak cepat. Pasalnya, selain kesembuhan dan pemberian kursi roda maka pihak Pemerintahan Kabupaten Simalungun juga memberikan bantuan melalui Dinas Sosial guna memenuhi kebutuhan keseharian Suparti Sidauruk.

"Sebagai kepala daerah wajib memberikan hati kepada masyarakat yang tidak mampu dan memberikan bantuan yang bisa mengurangi beban orangtua," paparnya.

Kemudian, Sekdis Kesehatan Simalungun Sarimauli Saragih menuturkan bahwa untuk kesehatannya maka bocah berusia 11 tahun ini akan mendapatkan pengontrolan dari Dinas Kesehatan Simalungun.

"Kita selaku Dinas Kesehatan Simalungun akan memberikan kartu BPJS, yang otomatis bisa langsung memiliki jaminan kesehatan serta dilakukan fisioterapi dan dipantau kesehatan lainnya karena dikhawatirkan ada penyakit lainnya," urainya.

Halaman
1234
Penulis:
Editor: Fahrizal Fahmi Daulay
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved