Inilah Kendala yang Dihadapi PLN dalam Membuka Jaringan Listrik

PLN meminta para stakeholder, masyarakat, perkebunan baik swasta maupun pemerintah bersedia membantu PLN.

Inilah Kendala yang Dihadapi PLN dalam Membuka Jaringan Listrik
Tribun Medan / Ryan
General Manager PT PLN Wilayah Sumut, Feby Joko Priharto saat ditemui Tribun di Washington Room JW Marriot Hotel Medan, Kamis (13/7/2017). (Tribun Medan / Ryan) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Akbar

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Dalam pelaksanaan membuka jaringan listrik ini pasti memiliki kendala di lapangan yang harus diterima oleh PLN.

"Kendala yang menunggu di lapangan adalah soal akses jalan. Ini merupakan kendala terbesar bagi PLN Sumut, karena masih banyak desa yang belum memiliki akses jalan sehingga menyulitkan PLN menarik jaringan,"kata General Manager PT PLN (Persero) wilayah Sumut, Feby Joko Priharto, Minggu (29/10/2017).

Hambatan lainnya, kata Feby, pembebasan lahan. PLN akan kesulitan membebaskan lahan atau pohon milik masyarakat.

Baca: Lakukan Trowel Untuk Perbaikan Berkualitas, Syahan Klaim Sudah Perbaiki 72 Persen Jalan Rusak

Baca: BPBD Dirikan Tenda Sementara Untuk Korban Kebakaran  

Baca: Duh, Nelli Tau Rumahnya Terbakar Sewaktu Jalani Ibadah

Maka dari itu, sambungnya, PLN meminta para stakeholder, masyarakat, perkebunan baik swasta maupun pemerintah bersedia membantu PLN.

"Paling tidak mereka bersedia lahannya dilalui tiang-tiang milik PLN nantinya,"ujarnya.

Selain itu, ada juga tantangan yang harus dihadapi PLN, yakni soal perizinan. Ada beberapa tempat, kata Feby, yang harus dilalui jaringan listrik bukan merupakan lahan milik masyarakat ataupun perusahaan perkebunan, melainkan hutan lindung.

"Jadi agak panjang pengurusan izinnya,"katanya seraya menyatakan PLN optimis akhir tahun 2018 seluruh desa di Sumut sudah teraliri listrik.

(akb/tribun-medan.com)

Penulis: Sofyan Akbar
Editor: Randy P.F Hutagaol
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved