Mengharukan, Sesuram Apa Masa Depan Barcelona jika Catalunya Merdeka

Kesuraman diprediksi akan mengiringi masa depan klub elite FC Barceloba menyusul kemerdekaan Catalunya dari Spanyol.

Editor: Salomo Tarigan
bbc indonesia
Warga Barcelona tumpah ruah berpesta menyambut referendum Minggu (1/10/2017) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Kesuraman diprediksi akan mengiringi masa depan klub elite FC Barceloba menyusul kemerdekaan Catalunya dari Spanyol.

Pemerintah Catalunya baru saja mendekklarasikan kemerdekaan mereka dari Spanyol pada Jumat (27/10/2017) waktu setempat.

Kemerdekaan tersebut disambut meriah dan penuh haru dari para pendukung referendum Catalunya.

 
"Catalunya akan menjadi seperti Luksemburg setelah pemisahan tersebut. Lalu FC Barcelona akan mati," ujar Wagner Ribeiro dilansir BolaSport.com dari Marca.

Agen yang hampir membawa Neymar ke Real Madrid tersebut menilai Catalunya akan bernasib sama dengan Luksemburg dari segi luas daerah dan tim bola.

Padahal, Catalunya masih jauh lebih luas daripada Luksemburg. Terbentang kurang lebih Catalunya seluas 32.000 kilometer persegi, sementara Luksemburg hanya sekitar 2.500 kilometer persegi.

Baca: Penyebar Video Bokep Hanna Anissa Dijerat Pidana 12 Tahun

Sementara dalam hal sepak bola, Luksemburg terkenal sebagai salah satu tim payah di Eropa.

Andai lepas dari Spanyol, Catalunya bisa memiliki skuat yang berisikan beberapa pemain bintang di antaranya Cesc Fabregas, Jordi Alba, Sergio Busquets, dan Gerard Deulofeu.

Susunan skuat lengkap timnas Catalunya pun bisa terbentuk sempurna dengan mengacu pada para pesepak bola yang berasal dari negara baru merdeka tersebut.

Berikut formasi lengkap timnas Catalunya, (4-3-3): Kiko Casilla; Hector Bellerin, Gerard Pique, Marc Bartra, Jordi Alba; Oriol Romeu, Sergio Busquets, Cesc Fabregas; Gerard Deulofeu, Keita Balde Diao, Bojan Krkic.

Pelatih: Gerard Lopez dan Sergio Gonzalez.

Untuk masa depan Barcelona, pernyataan Ribeiro memang masuk akal.

Lionel Messi dkk bersama FC Barcelona akan menjadi klub terkuat Catalunya yang tentunya bakal mendominasi kemenangan di Liga Catalunya.

Jika hal tersebut benar terjadi, maka liga domestik tersebut akan terasa membosankan dan membuatnya tidak menarik.(*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved