LPM Unimed Ajarkan Warga Bikin Dodol, Selai, dan Sirup dari Biji Mangrove

LPM Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan penyuluhan kepada warga sekitar agar dapat memanfaatkan potensi tersebut.

IST
Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melaksanakan penyuluhan pemanfaat biji mangrove di Blok Kandas Lingkungan XX Keluarahan Belawan Sicanang, Medan Belawan. Kegiatan ini berlangsung bulan September hingga November mendatang. 

Laporan Wartawan Tribun Medan/ Liska Rahayu

TRIBUN–MEDAN.COM, MEDAN -  Kelurahan Belawan Sicanang atau yang lebih dikenal dengan Kampung Sicanang, Kota Medan memiliki potensi hutan Mangrove (bakau).

Menyadari hal itu, Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Universitas Negeri Medan (Unimed) melakukan penyuluhan kepada warga sekitar agar dapat memanfaatkan potensi tersebut.

“Kegiatan Pengadian Masyarakat ini kita mengajarkan kepada ibu-ibu sekitar agar dapat memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar lingkungan kelurahan Sicanang. Sicanang itu kan penuh dengan hutan Mangrove, jadi sayang jika itu disia-siakan,” ujar Ketua Pelaksana sekaligus Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Unimed Risnovita Sari, Senin (30/10/2017).

Baca: Hukuman 15 Bulan Penjara untuk Ramadhan Pohan Dianggap Terlalu Ringan, Jaksa Ajukan Banding

Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini, belasan ibu rumah tangga mengikuti penyuluhan dan diajarkan membuat dodol, selai dan sirup dari penggunaan biji mangrove.

Penyuluhan ini dilaksanakan mulai Oktober hingga November di salah satu rumah warga di Blok Kandas Lingkungan XX Keluarahan Belawan Sicanang, Medan Belawan.

“Dari penyuluhan ini, kita berharap ibu-ibu rumah tangga dapat memanfaatkan hasil dari pembuatan biji mangrove berupa dodol, selai dan sirup tersebut. Dengan begitu mereka bisa membantu perekonomian keluarganya,” kata Risnovita.

Baca: Dua Pria Ini Terpikat Cewek Cantik di Medsos, Setelah Bertemu Ini yang Terjadi

Tak hanya memberikan pelatihan, LPM Unimed bersama dosen Unimed juga memberikan bantuan berupa alat-alat pembuatan produk kepada peserta pelatihan.

Sehingga dapat melanjutkan pemanfaatan sumber daya alam dari hutan mangrove di Kelurahan Belawan Sicanang.(*)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved