Pandangan Tokoh NU Soal Danau Toba, Pelayanan dan Infrastruktur Beri Kenyamanan

Pemerintah saat ini gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru. Satu diantaranya Danau Toba

Pandangan Tokoh NU Soal Danau Toba, Pelayanan dan Infrastruktur Beri Kenyamanan
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Tokoh nasional, Gus Sholahhuddin Wahid (2-kiri) saat baru tiba di Bandara Silangit, Senin (30/10/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan/Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.COM, SIBORONG-BORONG-Pemerintah saat ini gencar mempromosikan 10 destinasi wisata baru. Satu diantaranya Danau Toba di Provinsi Sumatera Utara yang kini telah bertaraf internasional dan Bandara Sikangit pun sudah resmi melayani penerbangan rute internasional sejak 28 Oktober Sabtu lalu.

Tokoh NU, Gus Sholahuddin Wahid yang merupakan Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng tidak ketinggalan berkomentar soal Danau Pariwisata Toba yang penduduknya mayoritas Nasrani. Bagi Gus, pariwisata Danau Toba tidak berhubungan dengan agama.

Gus yang merupakan adik kandung almarhum Presiden Gusdur mengatakan, pelayanan dan pengembangan infrastruktur sudah cukup memberi kenyamanan bagi setiap wisatawan . Apalagi wisatawan datang dari berbagai latar belakang agama dan perbedaan lainnya.

"Kalau soal pariwisata Danau Toba, tentu tidak ada kaitanya dengan agama. Yang penting wisatawan dapat menikmati alam, menikmati makanan, melihat hal-hal baru. Saya pikir seperti itu," ujarnya di Bandara Silangit, Senin (30/10/2017) ketika akan menghadiri undangan Perayaan Puncak 500 Tahun Reformasi Martin Luther yang diselenggarakan do Kantor Pusat HKBP Tarutung.

Dia menilai, hal paling penting yaitu pelayanan dan kenyamanan serta kebersihan yang harus diutamakan. Apa lagi, Pariwisata Danau Toba saat ini sudah menjadi wisata destinasi Internasional, tentu service yang baik harus terus diterapkan. (*)

Penulis: Arjuna Bakkara
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved