Bupati JR Saragih Pasangkan Cincin pada Upacara Pernikahan Alumni IPDN

Upacara pernikahan ini dilakukan di Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Bupati JR Saragih Pasangkan Cincin pada Upacara Pernikahan Alumni IPDN
IST
Bupati Simalungun JR Saragih memasangkan cincin pada prosesi pernikahan seorang PNS yang merupakan alumni IPDN 

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUN-MEDAN.COM, RAYA - Prosesi pernikahan dengan menggunakan upacara kesatuan bukan hanya dilakukan oleh Kepolisian dan Militer saja. Upacara tersebut juga dilakukan oleh korps praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Hal ini diperlihatkan saat Bupati Simalungun JR Saragih menghadiri pernikahan Marsaur M. Siahaan dengan Olive Purba Siboro.

Upacara pernikahan ini dilakukan di Simalungun City Hotel, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

Dalam prosesi ini yang dinamakan prosesi pernikahan Purna Praja Dharma Asta Brata Institut Pemerintahan Dalam Negeri.

Baca: JR Saragih Targetkan Renovasi Rumah Bolon Selesai Tahun 2018

Dalam prosesi tersebut membentuk Formasi Bintang Asta Brata. Prosesi ini merupakan tradisi korps praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri dalam mengantar sekaligus memberikan penghormatan kepada Purna Praja yang akan melangkah memasuki lembaran kehidupan rumah tangga.

Di prosesi ini JR Saragih bertindak sebagai pemimpin upacara, dalam acara ini terdapat sekira 25 orang dari STPDN yang melaksanakan upacara tersebut.

Selain melakukan upacara, JR Saragih juga memasangkan cincin kepada kedua mempelai.

Baca: Orang Tua Anak Penyandang Disabilitas Cari JR Saragih Minta Bantuan

Selain itu, barisan prosesi pernikahan yang terdiri dari Pamong Praja Muda Pemerintahan Dalam Negeri ini yang bertindak selaku Komandan Pasukan atau Purna Praja adalah Ranggi Thomas Harahap dari Angkatan ke-24 dan selaku Perwira Upacara Purna Praja Ryan Fahrizal Pakpahan Angkatan ke-18.

“Prosesi ini membentuk formasi Bintang Astha Brata yang merupakan symbol bagi seseorang pemimpin berjiwa pamong praja," ucap Camat Siantar Simson Tambunan.

Bupati Simalungun JR Saragih menegaskan bahwa pelaksanaan upacara ini kerap dilakukan di tiga institusi negara yakni TNI, Kepolisian dan sekolah pemerintahan.

"Ingatlah sejarah ini yang mencatat karena tidak semua melaksanakan upacara seperti ini, pertama akademi militer baik darat, udara, laut kemudian akademi kepolisian serta STPDN," ucapnya.(*)

Penulis:
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved