Breaking News:

Prengki Dipukuli Pemborong Pengaspalan Jalan saat Hendak Meliput

Tanpa selop dan sepatu, serta kaki berlumpur dan baju setengah basah, wartawan TV Swasta, Prengki

Penulis: Arjuna Bakkara |
Tribun Medan/Arjuna Bakkara
Korban penganiyaan, Prengki Silitonga saat membuat LP di Polsek Laguboti 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Arjuna Bakkara

TRIBUN-MEDAN.Com, TOBASA-Tanpa selop dan sepatu, serta kaki berlumpur dan baju setengah basah, wartawan TV Swasta, Prengki Silitonga membuat laporan pengaduan (LP) ke Polsek Laguboti, Rabu (1/11/2017) tengah malam. Dia didampingi rekannya Robert Panjaitan.

Saat melapor, Prengki mengaku dianiaya inisial PS dibantu rekannya di Lokasi Pengaspalan Hot Mix, Desa Lumban Binanga. Penganiayaan terjadi saat dirinya menjalankan tugas sekitar pukul 10 malam.

Kata Prengki, peristiwa itu bermula ketika seorang warga memberitahunya lewat telepon selular bahwa ada pengaspalan jalan yang dilakukan malam hari dengan kondisi hujan. Dia pun bergegas dengan mengendarai sepeda motor miliknya.

"Pertama, saya datang ke lokasi mengambil gambar kegiatan pengaspalan. Saya tidak ada mencakapi mereka," sebut Prengki kepada Penyidik Polsek Laguboti.

Setelah itu, Prengki mengaku ditanyai pelaku tentang maksud kedatangannya. pelaku juga sempat memintai KTA miliknya dan melarang pengambilan gambar.

 Setelah kartu ia tunjukkan mereka juga sempat cekcok hingga Prengki didorong ke sawah. Katanya, pelaku memukul bagian rahang dan tulang rusuk sebelah kirinya.

Tak terima perlakuan pelaku (PS) terhadap dirinya, Prengki mengadu kepada warga dan Kepala Desa setempat. Personel polisi Laguboti pun datang ke tempat mereka bercekcok.

Selanjutnya, Prengki melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Laguboti. 

(cr1/tribunmedan.com)

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved