Kematian Bayi Jessica Viral di Media Sosial, Begini Reaksi RSUP Haji Adam Malik

Kematian Jessica sebenarnya terjadi pada Agustus lalu, tapi kembali menjadi perbincangan karena unggahan seseorang.

Kematian Bayi Jessica Viral di Media Sosial, Begini Reaksi RSUP Haji Adam Malik
Kolase Tribun Medan
Balita Jessica Kateline Sianipar meninggal dunia usai mendapat perawatan di RSUP Adam Malik 

Laporan Wartawan Tribun Medan, Muhammad Nasrul

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN – Beberapa hari lalu, pembahasan perihal pelayanan RSUP H Adam Malik menjadi perbincangan di dunia maya.

Fokusnya adalah kelalaian pihak rumah sakit yang mengakibatkan balita berumur empat tahun bernama Jessica meninggal usai ditangani tim medis di ruang IGD rumah sakit tersebut.

Kematian Jessica sebenarnya terjadi pada Agustus lalu, tapi kembali menjadi perbincangan karena seseorang media sosial facebook.

Viralnya berita tersebut pertama kali berawal dari unggahan milik akun facebook bernama Birgaldo Sinaga pada Kamis (2/11/2017) pukul 11.53 WIB.

Dalam akun medsosnya, Birgaldo menceritakan secara detail tentang kronologis mulai dari Jessica diantar orangtuanya untuk diperiksa, sampai dinyatakan meninggal setelah mendapat penanganan.

Baca: Sarat Duka, Mulanya Medical Check Up tapi Berujung Meninggalnya Balita Jessica di RS Adam Malik

Menanggapi kembali mencuatnya kasus ini, pihak RSUP H Adam Malik pun angkat bicara. Seorang dokter yang bertugas di RSUP H Adam Malik dr Rizky Adriansyah, mengatakan sebelumnya pihak Rumah Sakit tidak terlalu menanggapi tentang viralnya informasi di dunia maya itu.

Tetapi karena banyaknya rekan media yang bertanya kepadanya, akhirnya pihak Rumah Sakit memutuskan mengambil tindakan agar tidak menjadi pihak yang dirugikan.

"Hal ini sudah menyangkut nama baik Rumah Sakit, dan hal itu sangat terkait dengan ranah hukum, itu harus diselesaikan oleh pihak yang berwenang," ujarnya via seluler Jumat (3/11/2017).

Ia yakin pihak Direksi RSUP Haji Adam Malik melalui biro hukumnya akan mengambil tindakan. Termasuk proses hukum atas fitnah di media sosial yang dilakukan oleh oknum yang ingin meraup keuntungan atas kasus ini.

"Kita kan tinggal di negara hukum, maka biarkan proses hukum yang menyelesaikannya," jelasnya.

Terkait meninggalnya Jessica, ia mengatakan pihaknya juga belum mengetahui penyebabnya. Karena sebelumnya, orangtua Jessica pun sempat membawanya ke dokter Yazid untuk diperiksa.

"Tak ada yang tahu penyebab penyakitnya. Bahkan dokter Yazid yang sebelumnya menangani Jessica, tidak yakin 100 persen kalau Jessica menderita Guillain Barre Syndrome (GBS), karena belum dilakukan pemeriksaan penunjang yang lebih akurat," ujar Rizky.

Rizky menambahkan, masyarakat Jangan terlalu reaktif menanggapinya. Setiap melihat atau mendengar suatu berita, ia mengimbau masyarakat untuk teliti terlebih dahulu sebelum menyebarkannya.(*)

Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved