Petugas PLN Peras Pelanggan Rp 2,6 Juta, Ini Tindakan PT Rizky Ananda Pratama Mandiri

Ia merasa diperas oleh petugas lapangan PLN, dengan harus membayar berulang kali dalam pemasangan listrik di rumah baru.

Petugas PLN Peras Pelanggan Rp 2,6 Juta, Ini Tindakan PT Rizky Ananda Pratama Mandiri
Tribun Medan/Ryan
Pelanggan PLN di Jalan Suka Indah STM Medan, Ahmad Khalik Umar, menghampiri kantor PLN Rayon Medan Selatan, Senin (6/11/2017) 

Laporan Wartawan Tribun Medan / Ryan Achdiral Juskal

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pelanggan PLN di Jalan Suka Indah STM Medan, Ahmad Khalik Umar, menghampiri kantor PLN Rayon Medan Selatan, Senin (6/11/2017).

Pasalnya ia merasa diperas atau di-pungli (pungutan liar) oleh petugas lapangan PLN, dengan harus membayar berulang kali dalam pemasangan listrik di rumah baru.

Ahmad Khalik Umar bercerita, ia sangat kecewa pemasangan listrik di rumahnya tak kunjung selesai. Ditambah lagi, ia harus membayar beberapa kali dengan alasan yang tidak masuk akal.

"Saya sangat kecewa, kesannya pemerasan ini. Saya punya rumah baru, saya mau pasang baru 11.000 VA, saya sudah ikuti prosedur bayar via online. Namum setelah itu ada saja yang harus dibayar dengan berbagai alasan," ujarnya.

Baca: Pelanggan Merasa Diperas saat Pasang Listrik Baru, Petugas PLN Minta Bayaran Rp 2,6 Juta

Dikatakannya, petugas pemasangan dari rekanan ataupun pihak ketiha yang dipercaya PLN, yakni PT Rizky Ananda Pratama Mandiri melakukan pemerasan.

"Setelah aku daftar online, petugas datang katanya tak ada tiang, minta beli tiang. Kita belikan tiangnya Rp 1,5 juta, sama si Iyan nama petugasnya. Setelah itu kabel, saya beli sendiri Rp 600 ribu Kalau masalah tiang kata petugasnya, ini gak disediakan. Padahal ini disediakan PLN," ungkapnya.

Baca: Kecewa dengan PLN, Masyarakat di Desa Ini Tidak Mau Bayar Tagihan Listrik

Ahmad bercerita, setelah itu, petugas PLN lainnya, bernama Faisal Ramdani atau Ucok, meminta lagi untuk biaya penambaham MCB.

Halaman
12
Penulis: Ryan Achdiral Juskal
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved