Pejabat yang Dipecat Ahok karena Dianggap Bermasalah Diangkat Anies-Sandi

Rustam mengundurkan diri lantaran tersinggung dengan ucapan Ahok terkait pembebasan lahan di Ancol.

Editor: Salomo Tarigan
KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno usai makan siang bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (26/10/2017). 

TRIBUN-MEDAN.COM - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan (Anies) - Sandiaga Uno (Sandi) kembali mengangkat pejabat yang disingkirkan di era Ahok.

Paling pertama diangkat adalah Rustam Effendi yang di era Ahok menjabat Walikota Jakarta Utara.

Rustam mengundurkan diri lantaran tersinggung dengan ucapan Ahok terkait pembebasan lahan di Ancol.

Sandi kembali memanggil dan mengangkat Rustam sebagai staf khususnya.

Wakil Ketua DPRD DKI dari Fraksi Gerindra, Muhamad Taufik, mengatakan, tak ada masalah dengan pengangkatan kembali pejabat-pejabat yang terpinggirkan di era Ahok.

"Ya nggak apa-apa dong. Kan bagus itu," kata Taufik kepada wartawan di rumah dinas ketua dewan di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (6/11/2017).

Baca: Prabowo Sesalkan Anies-Sandi Satu Meja dengan Politisi PDI Perjuangan Ini

Baca: Fadli Zon Minta Maaf, Prabowo juga Kemungkinan Tidak Menghadiri Pernikahan Kahiyang

"Saya kenal Rustam. Sebenarnya dia bagus, dengan publik baik, dengan masyarakat baik, begitu juga saat jadi Walikota Jakut kinerjanya baik," jelas Taufik.

Menurut Taufik, sebenarnya masih ada sederet pejabat lainnya yang terpinggirkan di era Ahok.

Taufik menyebut beberapa yang berkinerja baik tapi dibuang Ahok, antara lain Sotar Harahap yang dicopot Ahok dari jabatan Sekretaris Dewan DPRD DKI.

Sotar dianggap gagal karena membuat Ahok tak menerima salinan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK terhadap laporan keuangan DKI Jakarta DKI 2015.

Kemudian Ika Lestari Aji, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta juga memiliki kinerja baik.

Ika juga dicopot Ahok dan digantikan dengan Arifin, lulusan STPDN.

"Jadi nggak ada masalah kalau mereka diangkat lagi. Sebab orang-orang yang digrounded itu kan belum tentu tidak baik," kata Taufik.(*)

Sumber: Warta kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved