Tantang Duel, Deontay Wilder Sesumbar Pukul Jatuh Anthony Joshua

Wilder, 32, mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat versi dewan tinju dunia (WBC) dengan memukul KO Bermane Stiverne pekan lalu

Tantang Duel, Deontay Wilder Sesumbar Pukul Jatuh Anthony Joshua
Fightnews
Deontay Wilder (kiri) kalahkan Bermane Stiverne 

TRIBUN-MEDAN.COM - Petinju kelas berat AS, Deontay Wilder menantang juara dunia kelas berat asal Inggris Anthony Joshua untuk bertarung memperebutkan gelar juara sejati.

Wilder, 32, mempertahankan gelar juara dunia tinju kelas berat versi dewan tinju dunia (WBC) dengan memukul KO Bermane Stiverne pekan lalu dan menantang Joshua yang merupakan juara dunia versi asosiasi tinju dunia (WBA)  dan federasi tinju internasional (IBF).

Wilder juga menuduh promotor tinju asal Inggris, Eddie Hearn selalu mengulur waktu pertemuan kedua petinju ini. "Saya kira baik Eddie dan Joshua memang mengulur waktu," kata Wilder.

"Jika Joshua seorang juara sejati dan kuat, kalian orang Inggris harus memaksanya untuk bertarung.  Itu kalau ingin melihat dialah yang terbaik. Saya sendiri merasa sayalah yang terbaik. Jika tidak, saya ingin orang menunjukkan hal itu buat saya," lanjut Wilder.

Baca: SELAMAT! Tim Pendatang Baru Juara Liga 1 Indonesia

Baca: Ke Bandara Kualanamu Cuma 10 Menit, Prime Plaza Hotel Dukung Pariwisata

Joshua, 28, pekan lalu juga mempertahankan  gelarnya dengan menang TKO atas Carlos Takam di Cardiff.
 Wilder mengatakan bersedia menghadapi Joshua di Inggris. "Uang dan pusat tinju pro itu di Amerika.Tetapi jika ia ingin bertarung di kandang seperti seorang anak gadis, saya sebagai raja tak berkeberatan untuk terbang dan memukulnya jatuh," kata Wilder.

Joshua  mengatakan pihak Hearn  tengah mempersiapkan penawaran buat kubu Wilder. "Jika pihak Wilder tidak mengajukan penawaran, kami akan mengajukan sesuai kepentingan kami," kata Joshua, "Semua orang menginginkan pertarungan tersebut, namun semua ingin saya lah yang mewujudkannya."

"Apa yang akan kami lakukan -bersama Eddie (Hearn)- adalah pergi ke Amerika Serikat untuk menentukan waktu.  Kesepakatan tidak mungkin terwujud di media sosial. Kita harus melakukan langkah maju."

Joshua mengatakan sangat berhasrat menjadi juara dunia tinju kelas berat sejati. "Banyak orang yang hanya ribut saja dan kami harap mereka membuktikan semua ucapan mereka."(*)

Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved