WOW! Setya Novanto Lakukan Serangan Balik, Dua Pimpinan KPK Dilaporkan ke Polisi

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dilaporkan ke polisi

WOW! Setya Novanto Lakukan Serangan Balik, Dua Pimpinan KPK Dilaporkan ke Polisi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo bersama sejumlah tokoh tergabung dalam Koalisi Save KPK Chandra Hamzah, Catharina Widyasrini, Betti Alisjahbana, Erry Riyana Hardjapamekas, Miko Ginting, HS Dillon berfoto bersama dengan memegang poster dukungan untuk KPK seusai memberikan keterangan pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (28/9/2017). Para tokoh dari Koalisi Save KPK tersebut melakukan pertemuan dengan Pimpinan KPK untuk memberikan dukungan terhadap KPK dengan menolak perpanjangan terhadap pansus hak angket DPR dan mendesak Hakim untuk menolak permohonan praperadilan Setya Novanto terhadap KPK. 

TRIBUN-MEDAN.COM - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang dilaporkan ke polisi oleh Sandi Kurniawan atas dugaan pembuatan surat palsu.

Hal ini dilakukan beberapa hari setelah KPK menebitkan surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk Kasus Korupsi e-KTP yang diduga melibatkan Setya Novanto.

Sandi merupakan salah satu anggota tim kuasa hukum Ketua DPR RI Setya Novanto yang tergabung dalam Yunadi and Associates.

"Laporan berdasarkan LP nomor LP/1028/IX/2017/Bareskrim tanggal 9 Oktober 2017 atas nama pelapor Sandi Kurniawan selaku kuasa hukum Setya Novanto," ujar Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Polisi telah mengeluarkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) sejak Selasa (7/11/2017). Namun, munculnya kabar penerbitan SPDP ini bukan berasal dari kepolisian.

Baca: Tetapkan Setya Novanto Tersangka, Bareskrim Tetapkan Dua Pimpinan KPK Tersangka

Fredrich Yunadi, ketua tim kuasa hukum Novanto, secara khusus mengundang wartawan ke kantor Bareskrim Polri yang bertempat di Kementerian Kelautan dan Perikanan di Gambir, Jakarta Pusat.

Fredrich menyatakan telah menerima SPDP dari Polri terkait penyidikan kasus dua pimpinan KPK.

"Kami ucapkan terima kasih pada Direktorat Tipidum dan seluruh kasubdit, dan seluruh manit dan penyidiknya karena mereka telah begitu serius, begitu profesional untuk mendalami laporan polisi kami. Dan, yang kini statusnya sudah penyidikan dengan diduga dilakukan oleh Saut dan Agus," kata Fredrich. 

Fredrich juga memperlihatkan SPDP yang dia terima kepada wartawan. Surat tersebut, kata dia, juga telah dikirimkan ke dua pimpinan KPK sebagai terlapor.

Halaman
12
Editor: Arifin Al Alamudi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved