Gelisah tak Kerja, Warga Cuti Berhari-hari untuk Mengurus SIM

"Warga yang mengurus SIM C ini bukan orang-orang berada (berduit), kok, mahal kali. Ini namanya negara mencekik leher warganya."

Gelisah tak Kerja, Warga Cuti Berhari-hari untuk Mengurus SIM
Tribun Medan/Array A Argus
Sejumlah anggota Komisi A DPRD Medan saat melakukan sidak ke MSDC, Jalan Bilal, Medan, beberapa waktu lalu. Keberadaan MSDC diduga melakukan monopli SIM di Kota Medan 

Setelah membayar, warga kemudian mendapatkan buku kecil mengenai pengetahuan berlalu lintas, kemudian diminta untuk mengikuti ujian tertulis.

PEmohon SIM mengikuti tes mengemudi untuk mengurus sertifikat mengemudi di MSDC Jalan Bilal Medan, Rabu (8/11/2017). Biaya pembuatan surat izin mengemudi (SIM) jadi membengkak hingga ratusan ribu rupiah hanya untuk mendapatkan sertifikat pelatihan mengemudi.
Pemohon SIM mengikuti tes mengemudi untuk mengurus sertifikat dari MSDC di Jalan Bilal, Medan, Rabu (8/11/2017). Biaya pembuatan SIM membengkak hingga ratusan ribu rupiah hanya untuk mendapatkan sertifikat pelatihan mengemudi. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Selanjutnya mereka akan mengikuti ujian praktik keesokan harinya di halaman MSDC.

Keluhan soal lama dan mahalnya biaya mengurus SIM juga datang dari warga bernama Hobdinar.

Menurut Hobdinar, hanya untuk mendapat SIM C dirinya harus merogoh kocek Rp 541 ribu sebagai administrasi.

"Kalau kuhitung Rp 541 ribulah kubayar. Di luar biaya tes kesehatan, sama ongkos-ongkos bolak-balik ke Satlantas dan ke MSDC," ujar warga Helvetia ini.

"Inilah negara ini, undang-undangnya mewajibkan warga punya SIM. Eh, saat warga mau mengurus SIM malah dipersulit kami ini. Sudah begitu, warga-warga yang mengurus SIM C ini bukan orang-orang berada (berduit), kok, mahal kali. Ini namanya negara mencekik leher warganya," ujarnya.(*)

SIMAK ULASAN SELANJUTNYA PADA HARIAN TRIBUN MEDAN, TERBIT JUMAT (10/11/2017)

Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved