Dandim yang Tampar Dirinya Dicopot, Kades Jambangan Merasa Kasihan

Tepat di Hari Pahlawan, Letkol Darmawan menampar pipi Hilaludin karena dianggap tidak memperhatikan.

Dandim yang Tampar Dirinya Dicopot, Kades Jambangan Merasa Kasihan
Dok Warga Desa Jambangan
Komandan Distrik Militer (Dandim) 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady berjabat tangan dengan Kepala Desa (Kades) Jambangan, Kecamatan Sarang, M Hilaludin seusai rapat koordinasi (Rakor) Pengawasan Dana Desa di Pendopo Museum RA Kartini, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/11/2017).Saat rapat Dandim tempeleng Hilaludin. 

TRIBUN-MEDAN.com, REMBANG - Kepala Desa Jambangan, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, M Hilaludin (42), meminta kepada masyarakat supaya tidak bergejolak mempersoalkan insiden penamparan yang dilakukan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady, terhadap dirinya.

Hilal, sapaan karibnya, menyampaikan bahwa hubungan antara dirinya dengan Darmawan sudah terjalin baik setelah insiden penamparan itu.

"Sudahlah jangan dibesar-besarkan. Bapak Letkol Inf Darmawan Setiady itu sebenarnya orangnya sangat baik. Beliau langsung meminta maaf dan juga datang ke rumah saya. Ada juga mediasi dengan didampingi Bapak Bupati Rembang," tutur bapak tiga anak ini saat dikonfirmasi Kompas.com, Senin (13/11/2017).

Hilal menuturkan, saat Darmawan tengah menyampaikan materi dalam Rapat Koordinasi Pengawasan Dana Desa di Pendopo Museum RA Kartini, Rembang, Jumat (10/11/2017) lalu, kondisi kesehatannya tengah drop.

"Saya kecapekan saat itu karena malamnya saya ada kegiatan di kampung hingga dinihari. Pas giliran beliau sampaikan materi, saya merasa kelelahan dan leyeh-leyeh di kursi. Saya sadari mungkin beliau spontan marah saat itu. Saya malah kasihan sama beliau hingga akhirnya dinonaktifkan," tutur Hilal.

Sebelumnya diberitakan, Dandim 0720 Rembang, Letkol Inf Darmawan Setiady, menampar Kepala Desa Jambangan, Kecamatan Sarang, M Hilaludin, saat rapat koordinasi pengawasan dana desa di Pendopo Museum RA Kartini, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Jumat (10/11/2017).

Kegiatan sosialisasi itu dihadiri oleh Bupati Rembang, Abdul Hafidz, beserta jajarannya, Kapolres Rembang, AKBP Pungky Bhuana, dan seluruh kepala desa di Rembang.

Saat itu, Darmawan yang berkesempatan menyampaikan materi mendadak dengan nada tinggi memanggil Hilaludin naik ke atas panggung. Tepat di Hari Pahlawan, Darmawan lantas menampar pipi Hilaludin karena dianggap tidak memperhatikan.

Bupati Rembang Abdul Hafidz menyampaikan, pasca-insiden penamparan itu, Darmawan sudah beritikad baik dengan meminta maaf kepada kepala desa yang bersangkutan. 

Selain berinisiatif mendatangi rumah Kades, mediasi antara keduanya juga sudah dilaksanakan di rumah dinas Bupati Rembang. Saat itu, hadir Bupati Rembang Abdul Hafidz, Kapolres Rembang AKBP Pungky Bhuana dan Paguyuban Kades Rembang.

"Sudah dimediasikan dan diselesaikan dengan baik secara kekeluargaan," kata Abdul Hafidz.

Darmawan telah secara resmi dinonaktifkan dari jabatannya. Keputusan internal TNI itu merupakan sanksi tegas atas insiden penamparan yang dilakukan oleh Darmawan terhadap seorang kepala desa di hadapan publik.

"Benar Letkol Inf Darmawan Setiady telah menampar seorang Kades. Hal itu tidak pantas dilakukan oleh seorang prajurit. Setelah pemeriksaan di lapangan, sikap tegas kami adalah menonaktifkan yang bersangkutan dari tugasnya di Rembang per 11 November 2017," kata Komandan Korem 073/Makutarama Salatiga, Kolonel Inf Joni Pardede, Minggu (12/11/2017).

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat dan juga kades yang bersangkutan. Penamparan terjadi karena Letkol Inf Darmawan Setiady merasa kurang nyaman karena tidak diperhatikan. Insiden ini harus menjadi pembelajaran," ungkap Joni. (Puthut Dwi Putranto Nugroho)

Berita ini pertama terbit di Kompas.com dengan judul "Ditampar Dandim, Kepala Desa Bilang "Sudahlah Jangan Dibesar-besarkan, Kasihan".

Editor: Liston Damanik
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved