KPK Pertimbangkan Upaya Panggil Paksa Setya Novanto

Selama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan tindakan tegas terhadap sejumlah tersangka korupsi yang mangkir.

KPK Pertimbangkan Upaya Panggil Paksa Setya Novanto
KOMPAS.com/Andreas Lukas Altobeli
Ketua DPR Setya Novanto 

TRIBUN-MEDAN.COM - Selama ini, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan tindakan tegas terhadap sejumlah tersangka korupsi yang mangkir.

Jika tiga kali mangkir, KPK akan melakukan pemanggilan paksa terhadap tersangka.

KPK, saat ini, tengah mempertimbangkan melakukan upaya pemanggilan paksa terhadap Ketua DPR RI Setya Novanto terkait kasus e-KTP.

"Pemanggilan paksa itu salah satu opsi yang disediakan oleh Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana. Kapan hal tersebut dilakukan tentu perlu dipertimbangkan terlebih dahulu," kata Juru Bicara Febri Diansyah, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Febri mengatakan, pada hari ini, KPK melakukan pemanggilan pertama Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP.

Namun, yang bersangkutan tak dapat memenuhi panggilan KPK dengan sejumlah alasan, salah satunya karena tengah mengajukan uji materi UU KPK.

Baca: Enam Rumah Ludes Terbakar, Al Quran dan Iqra Ditemukan Utuh

Baca: Direkam Pakai iPhone, Film Baru Sutradara yang Pernah Menangkan Oscar Siap Rilis Awal 2018

Sebelumnya, Setya Novanto telah tiga kali mangkir dari pemanggilan KPK sebagai saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo.

"Untuk itu kita akan pertimbangan lebih lanjut. Sejauh mana aturan-aturan di KUHAP (bisa) diterapkan," ujar Febri.

Halaman
12
Editor: Salomo Tarigan
Sumber: Warta kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved